Harga saham Sidomulyo diproyeksi Rp370-420

Senin, 21 Oktober 2013 - 15:21 WIB
Harga saham Sidomulyo...
Harga saham Sidomulyo diproyeksi Rp370-420
A A A
Sindonews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memproyeksikan harga saham PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) untuk 12 bulan berada di kisaran Rp370-420 per lembar saham.

SDMU merupakan perusahaan yang menawarkan jasa transportasi, terutama untuk bahan berbahaya dan beracun termasuk bahan kimia cair, seperti acetone, alkohol, buthyl acetate, buthyl acrylate, phenol dan lain-lain.

Analis Pefindo Madjid Abdilah mengatakan, proyeksi tersebut lantaran emiten logistik memiliki prospek yang cerah pada tahun ini. Industri logistik di Indonesia diperkirakan akan tumbuh 14,5 persen year on year (yoy) menjadi Rp1,634 triliun, terutama didorong meningkatnya aktivitas manufaktur sebagai akibat dari relokasi dan arus modal yang kuat.

"Selain itu, SDMU mencatat kinerja keuangan yang baik," kata dia dalam risetnya, Senin (21/10/2013).

Pada tahun lalu, SDMU mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar Rp128 miliar, naik 27,7 persen dibanding tahun sebelumnya dan di atas proyeksi Pefindo senilai Rp115 miliar. Sementara pada semester I/2013, pendapatan perseroan kembali tumbuh 34,6 persen didukung kontrak baru untuk pengangkutan minyak yang diperoleh pada tahun lalu.

"Kami memproyeksikan pendapatan perusahaan bisa tumbuh sebesar 31,7 persen yoy menjadi Rp175 miliar di tahun ini," ujarnya.

Di samping itu, ekspansi perseroan juga dinilai agresif. Pasalnya, selain menjalani bisnis transportasi, perseroan juga menjadi perusahaan logistik terpadu dengan memasuki lini bisnis pergudangan dan pencucian isotank, yang akan mulai beroperasi pada 2015.

Sementara itu, harga saham SDMU pukul 15.00 WIB naik Rp10 atau 3,6 persen ke harga Rp285 per lembar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perkuat Industri Nikel,...
Perkuat Industri Nikel, Hillcon Lepas 442,300 Juta Saham ke Publik
Pencatatan Saham Perdana...
Pencatatan Saham Perdana PT Trimegah Bangun Persada Tbk di BEI
Saham KPIG Naik 33%,...
Saham KPIG Naik 33%, Pasar Merespon Positif RUPS PT MNC Land Tbk
Saham BSI Berpotensi...
Saham BSI Berpotensi Tembus Rp3.900, Strategi Agresif Jadi Penopang
Ini Perbedaan Perusahaan...
Ini Perbedaan Perusahaan Tbk dan Non-Tbk, Sudah Tahu Belum?
Analis Prediksi Saham...
Analis Prediksi Saham GOTO Jadi Beban, IHSG Bakal Bergerak di Kisaran 7.024-7.180
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved