Philips bukukan keuntungan hampir tiga kali lipat

Senin, 21 Oktober 2013 - 17:53 WIB
Philips bukukan keuntungan...
Philips bukukan keuntungan hampir tiga kali lipat
A A A
Sindonews.com - Philips yang telah mengubah wajah baru dari perusahaan tradisional melaporkan meraih keuntungan hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perusahaan Belanda ini juga melaporkan akan melakukan pembelian kembali saham mereka bernilai 15 miliar euro (USD2 miliar).

Dilansir dari Global Post (21/10/2013), Philips yang mengalami kesulitan besar dalam beberapa tahun terakhir telah melakukan restrukturisasi, termasuk didalamnya mengurangi sektor tidak penting serta memusatkan kembali ke bisnis penerangan dan televisi.

Group Philips juga telah membagi kelompok mereka ke alat-alat kesehatan dan perawatan kesehatan yang menawarkan lebih banyak keuntungan. Selain itu, para pemegang saham juga memperkenalkan strategi jitu ke para kompetitor khususnya di Asia.

Hasil terbaru menunjukkan bisnis yang paling cepat tumbuh adalah peralatan rumah tangga naik 9 persen dan terutama di negara berkembang sebesar 10 persen.

Laba bersih kuartal perusahaan sebesar 282 juta euro, naik dari 104 juta euro pada tahun lalu, atau meningkat sebesar 171 persen. Kemajuan juga tercermin dari pengeluaran operasional yang lebih baik dan biaya restrukturisasi berkurang.

Restrukturisasi Phillips sebenarnya sudah direncanakan dua tahun lalu, ketika awal perencanaan restruturisasi berhasil mengurangi biaya pengeluaran hingga 183 juta euro.

Group Philips kini mempekerjakan lebih dari 114.000 orang di seluruh dunia, kurang dari 5.000 pekerja dibanding tahun sebelumnya. Saat ini restrukturisasi yang dinamakan “Accelerate” ini masih berjalan lancar dengan tujuan penghemat biaya, memperbesar laba, dan berencana mengurangi 6.700 pekerjaan.

“Ini adalah kuartal ketat untuk Philips, terutama karena lingkungan ekonomi global yang menantang,” kata Frans Van Houten, kepala eksekutif Philips.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pentingnya Budaya Perusahaan...
Pentingnya Budaya Perusahaan Berkelanjutan di Era Kompetisi Global
Implementasi Pajak Minimum...
Implementasi Pajak Minimum Global di Indonesia: Mekanisme dan Strateginya
10 Perusahaan Tambang...
10 Perusahaan Tambang Raksasa Penggerak Industri Global dengan Pendapatan Rp9.800 Triliun
5 Perusahaan Multinasional...
5 Perusahaan Multinasional Bergengsi Rekomendasi untuk Fresh Graduate
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Pertamina Torehkan Nama...
Pertamina Torehkan Nama di Daftar Fortune Global 500 Tahun 2021
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
27 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
43 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
50 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
54 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
55 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved