IHSG terkoreksi 1,4% diserang profit taking
Selasa, 22 Oktober 2013 - 16:04 WIB
IHSG terkoreksi 1,4% diserang profit taking
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup berakhir di zona merah, dengan terkoreksi 65,44 poin atau 1,43 persen ke level 4.512,74 dipicu aksi ambil untung (profit taking).
IHSG pagi tadi dibuka langsung melemah 20,27 poin atau 0,44 persen ke level 4.557,91 dan pelemhan berlanjut pada akhir sesi I, dimana IHSG tergelincir 54,86 poin atau 1,2 persen ke level 4.523,32.
Posisi ini berbalik arah negatif dibanding kemarin yang berhasil ditutup naik 31,61 poin atau 0,7 persen ke level 4.578,18. Laju IHSG hari ini dipengaruhi datarnya Wall Street pada perdagangan semalam dan variatifnya bursa di kawasan Asia.
Indeks Shanghai turun 18,59 poin atau 0,83 persen ke 2.210,65; Hang Seng merosot 122,16 poin atau 0,52 persen ke level 23.315,99; Nikkei 225 naik 19,68 poin atau 0,13 persen menjadi 14.713,25 dan Strait Times naik 15,54 poin atau 0,45 persen ke 3.209,41.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp5,73 triliun dan volume perdagangan 5,21 miliar lembar saham dengan transaksi bersih asing tercatat sebesar Rp1,11 triliun. Tercatat sebanyak 82 saham mengalami kenaikan, 187 saham melemah dan 103 saham stagnan.
Sore ini, hampir semua sektor melemah dengan pelemahan tertinggi dipimpin aneka industri, yang turun 3,05 persen, diikuti sektor infrastruktur yang melemah 2,10 persen. Sedangkan yang menguat hanya perkebunan, yang berhasil naik 2,06 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp450 ke Rp37.100, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp1.550 ke Rp29.000 dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp50 ke level Rp12.000.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp250 ke level Rp6.650, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp100 ke Rp4.700 dan PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp150 ke level Rp5.300.
IHSG pagi tadi dibuka langsung melemah 20,27 poin atau 0,44 persen ke level 4.557,91 dan pelemhan berlanjut pada akhir sesi I, dimana IHSG tergelincir 54,86 poin atau 1,2 persen ke level 4.523,32.
Posisi ini berbalik arah negatif dibanding kemarin yang berhasil ditutup naik 31,61 poin atau 0,7 persen ke level 4.578,18. Laju IHSG hari ini dipengaruhi datarnya Wall Street pada perdagangan semalam dan variatifnya bursa di kawasan Asia.
Indeks Shanghai turun 18,59 poin atau 0,83 persen ke 2.210,65; Hang Seng merosot 122,16 poin atau 0,52 persen ke level 23.315,99; Nikkei 225 naik 19,68 poin atau 0,13 persen menjadi 14.713,25 dan Strait Times naik 15,54 poin atau 0,45 persen ke 3.209,41.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp5,73 triliun dan volume perdagangan 5,21 miliar lembar saham dengan transaksi bersih asing tercatat sebesar Rp1,11 triliun. Tercatat sebanyak 82 saham mengalami kenaikan, 187 saham melemah dan 103 saham stagnan.
Sore ini, hampir semua sektor melemah dengan pelemahan tertinggi dipimpin aneka industri, yang turun 3,05 persen, diikuti sektor infrastruktur yang melemah 2,10 persen. Sedangkan yang menguat hanya perkebunan, yang berhasil naik 2,06 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp450 ke Rp37.100, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp1.550 ke Rp29.000 dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp50 ke level Rp12.000.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp250 ke level Rp6.650, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp100 ke Rp4.700 dan PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp150 ke level Rp5.300.
(rna)
Lihat Juga :