Manulife garap potensi dana pesangon

Selasa, 22 Oktober 2013 - 18:04 WIB
Manulife garap potensi...
Manulife garap potensi dana pesangon
A A A
Sindonews.com - Manulife Indonesia meluncurkan produk Dana Pensiun Lembaga Keuangan-Program Pensiun untuk Kompensasi Pesangon (DPLK-PPUKP). Hingga per Juni 2013, melalui program DPLK, Manulife telah merangkul 998 perusahaan dengan 322.000 karyawan dengan aset yang dikelola mencapai Rp6,2 triliun.

Wakil Presiden Direktur Manulife Financial Nelly Husnayati mengatakan, porsi asuransi DPLK-PPUKP ini masih sangat besar. Setidaknya berdasarkan data biro pusat statistik per 6 Mei 2013, terdapat 22 juta perusahaan di Indonesia dengan angkatan kerja mencapai 121,2 juta tenaga kerja. Sementara, yang memiliki program employee benefits, hanya sebesar 7,5 persen dari total 22 juta perusahaan.

"Maka itu, porsi kue program DPLK plus pesangon ini masih sangat besar. Penetrasinya masih sedikit, padahal ada 22 juta perusahaan di Indonesia," ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (22/10/2013).

Manulife menyasar setidaknya tiga sektor usaha, yaitu perusahaan sektor mining, banking dan manufaktur untuk program DPLK-PPUKP ini. Untuk program Pesangon, Manulife memikili 659 perusahaan sebagai kliennya dengan jumlah 104.000 karyawan dan aset kelolaan sebesar Rp1,9 triliun.

Sementara untuk program kesehatan, asuransi jiwa dan sebagainya, Manulife memiliki 3.500 perusahaan sebagai klien, dengan 365.000 karyawan serta premi per Juni 2013 yang sudah didapat sebesar Rp330 miliar.

"Untuk asuransi jiwa, per Juni 2013 dana kelolaan kami sebesar Rp31,8 triliun atau tumbuh 21 persen dibanding Juni 2012. Secara keseluruhan, asuransi jiwa plus asset manajemen, aset yang kami kelola sebesar Rp49 triliun atau tumbuh 29 persen," ujarnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Belajar dari Kasus Influencer...
Belajar dari Kasus Influencer Keuangan, Patuhi Protokol untuk Memilih
Alokasikan Dana Liburan...
Alokasikan Dana Liburan dalam Instrumen Investasi yang Aman
Mudik Lebaran 2021 Dilarang,...
Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Alihkan Dananya ke Investasi Reksa Dana
Capek Kuliah Sambil...
Capek Kuliah Sambil Kerja, Yuk.. Bikin Uang Sakumu Aja yang Keringetan
Simak Baik-Baik! Tips...
Simak Baik-Baik! Tips Menabung Duit Pensiun Bagi Milenials
Manulife Indonesia Luncurkan...
Manulife Indonesia Luncurkan Perlindungan Jiwa dan Kesehatan Berbasis Syariah
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
36,6% Dana Proyek Strategis...
36,6% Dana Proyek Strategis Nasional Masuk Rekening ASN dan Politisi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved