Ini lima poin persetujuan resmi akuisisi Inalum

Rabu, 23 Oktober 2013 - 09:32 WIB
Ini lima poin persetujuan...
Ini lima poin persetujuan resmi akuisisi Inalum
A A A
Sindonews.com - Dalam persetujuannya mengenai pengambilalihan atau akuisisi Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dari Nippon Asahan Aluminium (NAA) kepada Pemerintah Indonesia, Komisi VI DPR RI memberikan poin-poin pengesahan persetujuan senilai USD558 miliar tersebut.

Berikut adalah lima poin persetujuan resmi yang dibacakan oleh Ketua Komisi VI Airlangga Hartarto:

1. Komisi VI DPR RI memberikan persetujuan terhadap hasil perundingan yang dicapai oleh Tim Perunding melalui Keputusan Presiden RI No 27 Tahun 2010 dan meminta proses pengambilalihan dapat terlaksana, sehingga Inalum menjadi 100 persen milik Pemerintah RI terhitung 1 November 2013.

2. Komisi VI menyetujui pembayaran share transfer atas nama Pemerintah RI untuk dibayar langsung sesuai kesepakatan dengan NAA Jepang sesuai dengan kesepakatan yang tertuang dalam Master Agreement beserta addendumnya dan dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan.

3. Komisi VI dan pemerintah bersepakat pengelolaan PT Inalum (Persero) setelah pengakhiran perjanjian berada di bawah pembinaan Kementerian BUMN sesuai peraturan perundang-undangan.

4. Komisi VI menerima keinginan pemerintah Provinsi Sumatera Utara beserta 10 Kabupaten dan Kotamadya se-Kawasan Danau Toba dan Daerah Aliran Sungai Asahan/Daerah Strategis Proyek Asahan untuk berpartisipasi memiliki saham di PT Inalum (Persero), dengan catatan kepemilikam Pemerintah RI dipertahankan minimal 70 persen.

5. Komisi VI DPR RI akan mengawal pelasanaan hasil rapat kerja melalui Panja Inalum.

Selain itu, Komisi VI juga memberikan catatan dalam pengambilalihan Inalum ini, yakni Komisi VI DPR RI meminta Pemerintah RI untuk segera merealisasikan pembayaran dana annual fee dan dana lingkungan hidup yang tertunggak selama dua tahun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bukti Konsistensi Inalum...
Bukti Konsistensi Inalum Bangun Industri Alumunium Adaptif dan Ramah Lingkungan
Integrasikan CSR dalam...
Integrasikan CSR dalam Strategi Bisnis, Inalum Raih Dua Penghargaan Bergengsi
Inalum Terbitkan Global...
Inalum Terbitkan Global Bond USD2,5 Miliar
Pasar Aluminium Menantang...
Pasar Aluminium Menantang 2 Tahun Terakhir, Inalum Cetak Kinerja Apik di Awal 2022
Beli Vale, Inalum Terbitkan...
Beli Vale, Inalum Terbitkan Global Bond Rp37,5 Triliun
Setelah Idul Fitri,...
Setelah Idul Fitri, Grup Mind Id Bekerja dengan 'New Normal'
Berita Terkini
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
12 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
44 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved