IHSG melemah ke level 4.577,97
Jum'at, 25 Oktober 2013 - 11:35 WIB
IHSG melemah ke level 4.577,97
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I perdagangan pekan ini berakhir di zona merah. IHSG melemah 16,88 poin atau 0,37 persen ke level 4.577,97 ditekan aksi jual investor asing.
IHSG pagi tadi dibuka terkoreksi 15,11 poin atau 0,33 persen ke level 4.579,73 seiring memerahnya bursa di kawasan Asia, meski Wall Street ditutup menguat pada perdagangan semalam.
Sementara pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG naik 48,35 poin atau 1,06 persen ke 4.594,85. Sedangkan bursa kawasan Asia siang ini masih memerah.
Indeks Shanghai turun 20,82 poin atau 0,96 persen ke 2.143,50; Hang Seng turun 121,89 poin atau 0,53 persen menjadi 22.173,93, Nikkei anjlok 348,40 poin atau 2,44 persen menjadi 14.132,89 dan Straits Times turun 5,71 poin atau 0,18 persen menjadi 3.212,24.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,85 triliun dengan 2,25 miliar lembar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai 106,36 miliar. Tercatat sebanyak 99 saham naik, 110 saham melemah dan 120 saham stagnan.
Siang ini, mayoritas sektor melemah dengan penurunana tertinggi dipimpin sektor infrastruktur yang tergelincir 1,66 persen. Sedangkan yang menguat hanya sektor properti, yang naik 0,26 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) naik Rp200 ke Rp12.600, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp150 ke Rp29.200, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp50 ke Rp4.775.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp550 menjadi Rp36.950, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp150 ke Rp4.375 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp100 menjadi Rp5.050.
IHSG pagi tadi dibuka terkoreksi 15,11 poin atau 0,33 persen ke level 4.579,73 seiring memerahnya bursa di kawasan Asia, meski Wall Street ditutup menguat pada perdagangan semalam.
Sementara pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG naik 48,35 poin atau 1,06 persen ke 4.594,85. Sedangkan bursa kawasan Asia siang ini masih memerah.
Indeks Shanghai turun 20,82 poin atau 0,96 persen ke 2.143,50; Hang Seng turun 121,89 poin atau 0,53 persen menjadi 22.173,93, Nikkei anjlok 348,40 poin atau 2,44 persen menjadi 14.132,89 dan Straits Times turun 5,71 poin atau 0,18 persen menjadi 3.212,24.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,85 triliun dengan 2,25 miliar lembar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai 106,36 miliar. Tercatat sebanyak 99 saham naik, 110 saham melemah dan 120 saham stagnan.
Siang ini, mayoritas sektor melemah dengan penurunana tertinggi dipimpin sektor infrastruktur yang tergelincir 1,66 persen. Sedangkan yang menguat hanya sektor properti, yang naik 0,26 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) naik Rp200 ke Rp12.600, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp150 ke Rp29.200, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp50 ke Rp4.775.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp550 menjadi Rp36.950, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp150 ke Rp4.375 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp100 menjadi Rp5.050.
(rna)
Lihat Juga :