Laba TLKM tumbuh 10,6% di kuartal III/2013
Jum'at, 25 Oktober 2013 - 15:16 WIB
Laba TLKM tumbuh 10,6% di kuartal III/2013
A
A
A
Sindonews.com - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) sepanjang sembilan bulan pertama 2013 berhasil membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp11,06 triliun atau naik 10,6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp10 triliun.
Dalam laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (25/10/2013) terungkap bahwa naiknya laba tersebut dipicu naiknya pendapatan sebesar 8,16 persen menjadi Rp61,5 triliun dari realisasi akhir kuartal III/2012 sebesar Rp56,86 triliun.
Namun, pendapatan tersebut tergerus beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi sebesar Rp14,12 triliun dari Rp12,85 triliun. Selain itu, beban penyusutan dan amortisasi juga meningkat menjadi Rp11,07 triliun dari Rp10,6 triliun serta beban karyawan naik tipis dari Rp6,3 triliun menjadi Rp6,97 triliun.
Beban interkoneksi juga tercatat bertambah menjadi Rp3,64 triliun dari Rp3,38 triliun dan beban umum maupun administrasi meningkat dari Rp2,22 triliun menjadi Rp2,4 triliun.
Namun, perusahaan telekomunikasi pelat merah ini berhasil mengurangi beban pemasaran menjadi Rp2,11 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp2,21 triliun. Perseroan juga mampu memangkas rugi kurs menjadi Rp265 miliar dari Rp297 miliar.
Penghasilan lain-lain berhasil ditingkatkan menjadi Rp671 miliar dari Rp549 miliar, namun beban lain-lain ikut naik menjadi Rp310 miliar dari Rp264 miliar.
Sementara itu, perseroan berhasil membukukan laba periode berjalan mencapai Rp15,63 triliun. Angka ini naik 10,7 persen dari posisi akhir kuartal III/2012 senilai Rp14,12 triliun.
Adapun, laba per saham dasar naik menjadi Rp115,05 per saham dibanding periode yang sama tahun 2012 Rp104,07 per saham. Pukul 15.15 WIB, harga saham TLKM tercatat turun Rp25 atau 1,1 persen ke harga Rp2.200 per saham.
Jumlah aset perseroan per akhir September 2013 tercatat Rp120,8 triliun atau naik dibanding akhir tahun lalu senilai Rp11,37 triliun, dengan liabilitas akhir September tahun ini Rp48,06 triliun atau naik dibanding akhir 2012 sebesar Rp44,39 triliun.
Dalam laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (25/10/2013) terungkap bahwa naiknya laba tersebut dipicu naiknya pendapatan sebesar 8,16 persen menjadi Rp61,5 triliun dari realisasi akhir kuartal III/2012 sebesar Rp56,86 triliun.
Namun, pendapatan tersebut tergerus beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi sebesar Rp14,12 triliun dari Rp12,85 triliun. Selain itu, beban penyusutan dan amortisasi juga meningkat menjadi Rp11,07 triliun dari Rp10,6 triliun serta beban karyawan naik tipis dari Rp6,3 triliun menjadi Rp6,97 triliun.
Beban interkoneksi juga tercatat bertambah menjadi Rp3,64 triliun dari Rp3,38 triliun dan beban umum maupun administrasi meningkat dari Rp2,22 triliun menjadi Rp2,4 triliun.
Namun, perusahaan telekomunikasi pelat merah ini berhasil mengurangi beban pemasaran menjadi Rp2,11 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp2,21 triliun. Perseroan juga mampu memangkas rugi kurs menjadi Rp265 miliar dari Rp297 miliar.
Penghasilan lain-lain berhasil ditingkatkan menjadi Rp671 miliar dari Rp549 miliar, namun beban lain-lain ikut naik menjadi Rp310 miliar dari Rp264 miliar.
Sementara itu, perseroan berhasil membukukan laba periode berjalan mencapai Rp15,63 triliun. Angka ini naik 10,7 persen dari posisi akhir kuartal III/2012 senilai Rp14,12 triliun.
Adapun, laba per saham dasar naik menjadi Rp115,05 per saham dibanding periode yang sama tahun 2012 Rp104,07 per saham. Pukul 15.15 WIB, harga saham TLKM tercatat turun Rp25 atau 1,1 persen ke harga Rp2.200 per saham.
Jumlah aset perseroan per akhir September 2013 tercatat Rp120,8 triliun atau naik dibanding akhir tahun lalu senilai Rp11,37 triliun, dengan liabilitas akhir September tahun ini Rp48,06 triliun atau naik dibanding akhir 2012 sebesar Rp44,39 triliun.
(rna)
Lihat Juga :