ANZ bukukan kenaikan laba USD6 M

Selasa, 29 Oktober 2013 - 15:56 WIB
ANZ bukukan kenaikan...
ANZ bukukan kenaikan laba USD6 M
A A A
Sindonews.com - The Australia dan New Zealand Banking Group (ANZ) mengumumkan rekor kenaikan laba bersih tahunan sebesar 6,3 miliar Australia (USD6,0 miliar) atau 11 persen menutup sukses fokus strategi pertumbuhan di Asia.

ANZ, salah satu dari empat bank terbesar di Australia mengatakan, pengurangan 18 persen pada kredit macet dan memotong 10 persen biaya telah membantu hasil konsensus. Laba tunai dan item lainnya, juga naik 11 persen menjadi USD6,50 miliar Australia.

"Ini adalah kinerja kuat, hasil dari strategi jangka panjang pada pertumbuhan waralaba dalam negeri dan ekspansi yang ditargetkan di Asia," kata CEO ANZ, Mike Smith, seperti dilansir dari AFP, Selasa (29/10/2013).

Smith mengatakan, ANZ telah menarik lebih banyak pelanggan dan meningkatkan pangsa pasarnya di Australia pada 2013, dengan pinjaman kepada usaha kecil dan pembeli rumah di negara tetangga Selandia Baru juga berkembang.

Unit yang menguntungkan lucrative International and Institutional Banking (IIB), dengan pembagian akuntansi Asia 34 persen dari pendapatan secara keseluruhan dibandingkan dengan 24 persen pada tiga tahun lalu.

Pada periode yang sama, bisnis komersial Asian ANZ diperluas 29 persen. "Hari ini, pergeseran terus pertumbuhan global ke Asia berarti bahwa strategi kami berfokus pada membangun bank Asia yang terhubung lebih masuk akal daripada sebelumnya," kata Smith.

"Hal ini menciptakan opsi pertumbuhan di semua bisnis kami dengan memungkinkan kita untuk lebih memenuhi kebutuhan pelanggan dengan menangkap peluang perbankan terkait dengan ibu kota regional, arus perdagangan dan kekayaan," jelasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pentingnya Budaya Perusahaan...
Pentingnya Budaya Perusahaan Berkelanjutan di Era Kompetisi Global
Implementasi Pajak Minimum...
Implementasi Pajak Minimum Global di Indonesia: Mekanisme dan Strateginya
10 Perusahaan Tambang...
10 Perusahaan Tambang Raksasa Penggerak Industri Global dengan Pendapatan Rp9.800 Triliun
5 Perusahaan Multinasional...
5 Perusahaan Multinasional Bergengsi Rekomendasi untuk Fresh Graduate
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Pertamina Torehkan Nama...
Pertamina Torehkan Nama di Daftar Fortune Global 500 Tahun 2021
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
22 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
30 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
47 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Tembak Jatuh...
Ukraina Tembak Jatuh Jet Tempur Canggih Rusia Senilai Rp771 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved