ENI catat laba bersih hingga September turun 41%

Rabu, 30 Oktober 2013 - 18:58 WIB
ENI catat laba bersih...
ENI catat laba bersih hingga September turun 41%
A A A
Sindonews.com - Perusahaan minyak Italia, ENI melaporkan kejutan keuntungan pada kuartal ketiga (Q3) 2013, meskipun terjadi penurunan produksi akibat 'geopolitik' di Nigeria dan Libya. Namun, total hingga sembilan bulan pertama laba bersih perusahaan turun 41 persen.

Dilansir dari AFP, Rabu (10/Harga saham kelompok perusahaan, yang dikenal karena logo anjing enam kaki ini melompat 3,37 persen menjadi 18,72 euro. Pasar di Milan secara keseluruhan naik 0,89 persen.

Perusahaan mengatakan, laba bersih disesuaikan sebesar 1,17 miliar euro (USD1,60 miliar), turun 29,4 persen dibandingkan dengan angka pada periode yang sama 2012. Sementara analis keuangan memperkirakan keuntungan bersih disesuaikan sekitar 1,0 miliar euro.

Selama periode sembilan bulan, laba bersih kelompok turun 41 persen menjadi 3,13 miliar euro. Namun, ENI telah membuat keuntungan bersih 3,0 miliar euro pada penjualan kepemilikannya di hak Mozambik kepada CNPC China.

Meski demikian, Kepala Eksekutif ENI, Paolo Scaroni mengatakan, perusahaan telah terkena kondisi pasar yang sulit di pasar Eropa dan hilir, akibat pengurangan produksi yang luar biasa di Nigeria dan Libya serta apresiasi euro.

Diketahui, produksi minyak dan gas untuk kuartal ini turun 3,8 persen menjadi 1.653.000 barel minyak per hari, karena pengurangan produksi di Nigeria dan Libya. Dimana gangguan produksi secara signifikan mempengaruhi output.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pentingnya Budaya Perusahaan...
Pentingnya Budaya Perusahaan Berkelanjutan di Era Kompetisi Global
Implementasi Pajak Minimum...
Implementasi Pajak Minimum Global di Indonesia: Mekanisme dan Strateginya
10 Perusahaan Tambang...
10 Perusahaan Tambang Raksasa Penggerak Industri Global dengan Pendapatan Rp9.800 Triliun
5 Perusahaan Multinasional...
5 Perusahaan Multinasional Bergengsi Rekomendasi untuk Fresh Graduate
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Pertamina Torehkan Nama...
Pertamina Torehkan Nama di Daftar Fortune Global 500 Tahun 2021
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved