Terkena tekanan jual, IHSG berakhir melemah 64,25 poin
Kamis, 31 Oktober 2013 - 16:41 WIB
Terkena tekanan jual, IHSG berakhir melemah 64,25 poin
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari keempat pekan ini ditutup berakhir di zona merah, melanjutkan sesi I yang juga tergelincir ke zona merah. IHSG sore hari ini ditutup melemah 64,25 poin atau 1,40 persen ke level 4.510,63.
Pagi tadi, IHSG sudah dibuka melemah 35,417 poin atau 0,77 persen ke level 4.539,332. Sementara, pada di akhir sesi I melemah cukup tajam hingga 77,76 poin atau 1,70 persen ke level 4.497,12.
Padahal kemarin, IHSG ditutup menguat 12,11 poin atau 0,27 persen ke level 4.574,88 karena meredanya tekanan jual oleh investor asing. Penguatan sore kemarin seiring dengan postifinya mayoritas bursa Asia.
Sedangkan pada sore hari ini, bursa Asia memerah. Di mana Indeks Shanghai
turun 18,85 poin atau 0,87 persen menjadi 2.141,61, Hang Seng anjlok 97,65 poin atau 0,42 persen ke menjadi 23.206,37, Nikkei juga turun drastis 174,41 atau 1,20 persen menjadi 14.327,94 dan Straits Times turun 19,77 poin atau 0,61 persen menjadi 3.210,67.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp6,41 triliun dengan 5,87 miliar lembar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp2,37 triliun. Tercatat sebanyak 89 saham naik, 188 saham melemah dan 97 saham stagnan.
Sore ini, hampir semua sektor melemah dan hanya sektor infrastruktur yang naik sebesar 0,27 persen, sedangkan yang lainnya melemah.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) naik Rp125 ke Rp4.300, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp150 ke Rp11.200 dan PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) naik Rp250 ke Rp6.750.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp250 ke Rp10.450 dan PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp800 menjadi Rp17.500, dan PT AStra Agro Lestari Tbk (AALI) anjlok Rp1.000 menjadi Rp18.600.
Pagi tadi, IHSG sudah dibuka melemah 35,417 poin atau 0,77 persen ke level 4.539,332. Sementara, pada di akhir sesi I melemah cukup tajam hingga 77,76 poin atau 1,70 persen ke level 4.497,12.
Padahal kemarin, IHSG ditutup menguat 12,11 poin atau 0,27 persen ke level 4.574,88 karena meredanya tekanan jual oleh investor asing. Penguatan sore kemarin seiring dengan postifinya mayoritas bursa Asia.
Sedangkan pada sore hari ini, bursa Asia memerah. Di mana Indeks Shanghai
turun 18,85 poin atau 0,87 persen menjadi 2.141,61, Hang Seng anjlok 97,65 poin atau 0,42 persen ke menjadi 23.206,37, Nikkei juga turun drastis 174,41 atau 1,20 persen menjadi 14.327,94 dan Straits Times turun 19,77 poin atau 0,61 persen menjadi 3.210,67.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp6,41 triliun dengan 5,87 miliar lembar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp2,37 triliun. Tercatat sebanyak 89 saham naik, 188 saham melemah dan 97 saham stagnan.
Sore ini, hampir semua sektor melemah dan hanya sektor infrastruktur yang naik sebesar 0,27 persen, sedangkan yang lainnya melemah.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) naik Rp125 ke Rp4.300, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp150 ke Rp11.200 dan PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) naik Rp250 ke Rp6.750.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp250 ke Rp10.450 dan PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp800 menjadi Rp17.500, dan PT AStra Agro Lestari Tbk (AALI) anjlok Rp1.000 menjadi Rp18.600.
(izz)
Lihat Juga :