ANTM mulai bangun fasilitas ore preparation line-4
Jum'at, 01 November 2013 - 15:00 WIB
ANTM mulai bangun fasilitas ore preparation line-4
A
A
A
Sindonews.com - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah memulai peletakan batu pertama (groundbreaking) fasilitas ore preparation line-4 di Pomalaa, Sulawesi Tenggra pada hari ini, Jumat (1/11/2013).
Fasilitas ore preparation line-4 merupakan bagian proyek perluasan pabrik feronikel Pomalaa (P3PF). "Dimulainya groundbreaking konstruksi fasilitas ore preparation line-4 menunjukkan pertumbuhan Antam terus berlanjut," kata Direktur Utama ANTM Tato Miraza dalam rilisnya, Jumat (1/11/2013).
Perusahaan tambang pelat merah ini sebelumnya telah memulai fase commissioning pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) Tayan pada 28 Oktober 2013 lalu. Sementara itu, dia menuturkan, persreoan saat ini tengah fokus membangun proyek perluasan pabrik feronikel Pomalaa yang akan meningkatkan kapasitas produksi feronikel.
"Selain itu, juga akan menurunkan biaya operasi melalui pembangunan PLTU Pomalaa," imbuh Miraza.
Fasilitas ore preparation line-4 meliputi pembangunan peralatan utama rotary dryer dengan kapasitas 260 ton per hour (tph) dan rotary kiln berkapasitas 90 tph bertujuan preparasi bijih nikel dan kalsin nikel memenuhi kebutuhan Electric Smelting Furnace-4
(ESF-4) dan Electric Smelting Furnace-2 (ESF-2).
Pembangunan ore preparation line-4 ini dikerjakan oleh konsorsium Kawasaki Heavy Industries, Ltd dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Pembangunan fasilitas ini diperkirakan memebutuhkan waktu 27 bulan dengan nilai proyek mencapai USD102 juta.
Dengan pembangunan ESF-4 dan ore preparation line-4, perusahaan berharap tingkat produksi feronikel dapat meningkat menjadi 25.000-27.000 TNi per tahun dari sebelumnya 18.000-20.000 TNi per tahun dengan asumsi kadar umpan bijih nikelsebesar 1,9 persen Ni.
Fasilitas ore preparation line-4 merupakan bagian proyek perluasan pabrik feronikel Pomalaa (P3PF). "Dimulainya groundbreaking konstruksi fasilitas ore preparation line-4 menunjukkan pertumbuhan Antam terus berlanjut," kata Direktur Utama ANTM Tato Miraza dalam rilisnya, Jumat (1/11/2013).
Perusahaan tambang pelat merah ini sebelumnya telah memulai fase commissioning pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) Tayan pada 28 Oktober 2013 lalu. Sementara itu, dia menuturkan, persreoan saat ini tengah fokus membangun proyek perluasan pabrik feronikel Pomalaa yang akan meningkatkan kapasitas produksi feronikel.
"Selain itu, juga akan menurunkan biaya operasi melalui pembangunan PLTU Pomalaa," imbuh Miraza.
Fasilitas ore preparation line-4 meliputi pembangunan peralatan utama rotary dryer dengan kapasitas 260 ton per hour (tph) dan rotary kiln berkapasitas 90 tph bertujuan preparasi bijih nikel dan kalsin nikel memenuhi kebutuhan Electric Smelting Furnace-4
(ESF-4) dan Electric Smelting Furnace-2 (ESF-2).
Pembangunan ore preparation line-4 ini dikerjakan oleh konsorsium Kawasaki Heavy Industries, Ltd dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Pembangunan fasilitas ini diperkirakan memebutuhkan waktu 27 bulan dengan nilai proyek mencapai USD102 juta.
Dengan pembangunan ESF-4 dan ore preparation line-4, perusahaan berharap tingkat produksi feronikel dapat meningkat menjadi 25.000-27.000 TNi per tahun dari sebelumnya 18.000-20.000 TNi per tahun dengan asumsi kadar umpan bijih nikelsebesar 1,9 persen Ni.
(rna)
Lihat Juga :