Tak cukup sentimen positif, IHSG bakal terkoreksi
Senin, 04 November 2013 - 08:37 WIB
Tak cukup sentimen positif, IHSG bakal terkoreksi
A
A
A
Sindonews.com - Mengawali perdagangan pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih berada pada tren pelemahannya lantaran tak cukup sentimen positif untuk melakukan penguatan.
Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, IHSG masih secara teknikal terlihat berada pada tren bearish.
"Rentang IHSG 4.403-4.490. Pola two black crows terbentuk atas IHSG mengindikasikan bearish continuation," terang dia, Senin (4/11/2013).
Dari dalam negeri, selain investor menunggu rilis laporan keuangan emiten, dengan sisa waktu pemerintahan SBY sekitar enam bulan lagi, diharapkan pemerintah konsentrasi penuh untuk mengelola ekonomi Indonesia.
"Setelah Indonesia kembali mengalami defisit transaksi perdagangan bulan September sebesar USD657 juta, bagaimana caranya mengembalikan net sell asing yang saya perkirakan sudah mencapai Rp15,31 triliun dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 6 persen," kata dia.
Dari luar negeri, tampaknya minggu ini adalah minggunya Twitter, dimana Twitter akan memulai debutnya dengan listing di hari Kamis, 7 November 2013 dan sebelumnya melakukan pricing 6 November 13 yang diharapkan akan melepas 70 juta lembar saham di harga USD17-20 per lembarnya dengan total nilai diperkirakan USD11 miliar.
Di samping itu, juga menunggu rilis LK Q3/2013 emiten, diantaranya Time Warner, CBS, Disney, Anadarko, Marathon, Chesapeake. Tidak kalah pentingnya, pasar juga menunggu beberapa data ekonomi yang akan dirilis, seperti factory orders di hari Senin, diikuti ISM Services di hari Selasa.
Di hari Kamis akan dirilis GDP Q3/2013 yang diperkirakan tumbuh 1,9 persen serta di hari Jumat akan dirilis unemployment numbers, U.S personal income dan the Thomson Reuters/University of Michigan consumer sentiment index.
Dari daratan Eropa, pasar juga menunggu pertemuan The European Central Bank di hari Kamis yang diperkirakan akan memotong suku bunganya sebesar 25 basis poin.
Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, IHSG masih secara teknikal terlihat berada pada tren bearish.
"Rentang IHSG 4.403-4.490. Pola two black crows terbentuk atas IHSG mengindikasikan bearish continuation," terang dia, Senin (4/11/2013).
Dari dalam negeri, selain investor menunggu rilis laporan keuangan emiten, dengan sisa waktu pemerintahan SBY sekitar enam bulan lagi, diharapkan pemerintah konsentrasi penuh untuk mengelola ekonomi Indonesia.
"Setelah Indonesia kembali mengalami defisit transaksi perdagangan bulan September sebesar USD657 juta, bagaimana caranya mengembalikan net sell asing yang saya perkirakan sudah mencapai Rp15,31 triliun dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 6 persen," kata dia.
Dari luar negeri, tampaknya minggu ini adalah minggunya Twitter, dimana Twitter akan memulai debutnya dengan listing di hari Kamis, 7 November 2013 dan sebelumnya melakukan pricing 6 November 13 yang diharapkan akan melepas 70 juta lembar saham di harga USD17-20 per lembarnya dengan total nilai diperkirakan USD11 miliar.
Di samping itu, juga menunggu rilis LK Q3/2013 emiten, diantaranya Time Warner, CBS, Disney, Anadarko, Marathon, Chesapeake. Tidak kalah pentingnya, pasar juga menunggu beberapa data ekonomi yang akan dirilis, seperti factory orders di hari Senin, diikuti ISM Services di hari Selasa.
Di hari Kamis akan dirilis GDP Q3/2013 yang diperkirakan tumbuh 1,9 persen serta di hari Jumat akan dirilis unemployment numbers, U.S personal income dan the Thomson Reuters/University of Michigan consumer sentiment index.
Dari daratan Eropa, pasar juga menunggu pertemuan The European Central Bank di hari Kamis yang diperkirakan akan memotong suku bunganya sebesar 25 basis poin.
(rna)
Lihat Juga :