Kadin harapkan UKM taat pajak dapat insentif

Rabu, 06 November 2013 - 16:55 WIB
Kadin harapkan UKM taat...
Kadin harapkan UKM taat pajak dapat insentif
A A A
Sindonews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berharap pemerintah dapat memberikan insentif kepada wajib pajak, terutama kepada pelaku usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang taat dan disiplin membayar pajak.

“Kadin akan membantu melakukan sosialisasi ke pelaku UKM ke beberapa daerah. Saya kira ini sangat bagus. Namun, kita juga berharap agar pemerintah nantinya memberikan insentif kepada pelaku UKM yang disiplin membayar pajak berupa insentif bunga pinjaman,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang UKM dan Koperasi Erwin Aksa dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (6/11/2013)

Erwin mengatakan, dengan sosialisasi dan implementasi administrasi pajak yang tidak berbelit-belit dan sederhana, maka penerapan pajak kepada pelaku UKM akan sangat positif. Namun dia berharap agar pemerintah memberikan insentif berupa bunga pinjaman dan mentorship serta pembinaan bagi pelaku usaha.

”Jadi, kita usulkan juga agar ada pembinaan dan pelatihan mungkin melalui UKM-UKM Center di seluruh Tanah Air dan itu dibiayai dari negara supaya pelaku UKM ini bisa growth juga,” papar Erwin.

Agar sosialisasi pajak UKM menghasilkan persepsi yang tepat bagi pelaku UKM, Kadin akan membantu pemerintah melakukan sosialisasi terkait PP No.46 ke beberapa daerah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan.

Erwin menjelaskan, pajak ini semestinya bukan menjadi beban baru bagi pelaku UKM. Pajak ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk pelaku UKM untuk mampu mengakses modal, pasar dan sumber daya manusia.

Dengan pajak, dia menambahkan, perusahaan kecil nantinya akan memperoleh Nomor Pajak Wajib Pajak (NPWP). Perusahaan UKM juga akan terdorong mengelola perusahaannya secara profesional dan tata kelola yang bagus (best practice).

"Hal-hal semacam ini nantinya yang membuat UKM bisa diperhitungkan oleh lembaga keuangan untuk memperoleh akses modal. Mereka terlihat lebih bankable, bisa juga ini menjadi insentif atau media untuk menjaring UKM agar mereka nantinya mampu masuk ke lembaga keuangan mencari modal, menerobos pasar dan mencari SDM-SDM profesional," jelas Erwin.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dunia Usaha Butuh Ketenangan...
Dunia Usaha Butuh Ketenangan dan Kepastian, Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak
Kadin Minta Aturan Pajak...
Kadin Minta Aturan Pajak Digital Tidak Menghambat Bisnis UMKM
Aturan Turunan Harmonisasi...
Aturan Turunan Harmonisasi Pajak Diminta Tak Bikin Pusing Pengusaha
Pembebasan PPh UMKM...
Pembebasan PPh UMKM Ternyata Cuma Sentuh Sektor Mikro Saja
Perkuat Sinergi Dunia...
Perkuat Sinergi Dunia Usaha dan Profesi Pajak, IKPI Gelar Partnership Gathering
Tarif PPN Naik 11%,...
Tarif PPN Naik 11%, Ini Lho Efeknya ke Bisnis Franchise
Berita Terkini
Industri Keramik Tertekan,...
Industri Keramik Tertekan, Concord Industry Minta Harga Gas Lebih Kompetitif
8 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
57 menit yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
1 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
6 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved