Kepercayaan konsumen Thailand terendah dalam 19 bulan

Kamis, 07 November 2013 - 16:50 WIB
Kepercayaan konsumen...
Kepercayaan konsumen Thailand terendah dalam 19 bulan
A A A
Sindonews.com - Indeks kepercayaan konsumen Thailand terus menurun dan mencapai titik terendah dalam 19 bulan pada Oktober 2013, terutama akibat kekhawatiran atas ketegangan politik di dalam negeri.

Dilansir dari Nasdaq, Kamis (7/11/2013), berdasarkan survei Thai Chamber of Comerece, indeks kepercayaan konsumen berdiri di angka 76,6 poin pada Oktober, dibandingkan 77,9 poin di bulan sebelumnya. Angka ini merupakan penurunan tujuh bulan berturut-turut.

Survei melaporkan bahwa kepercayaan konsumen masih goyah karena ketegangan yang dipicu beberapa protes di jalanan oleh kelompok-kelompok politik dan sipil pekan lalu.

Selain itu, penurunan lanjutan ini disebabkan revisi bank sentral terhadap PDB Thailand pada 2013 dari perkiraan 4,2 persen menjadi 3,7 persen, serta pertumbuhan 2014 dari 5,0 persen menjadi 4,8 persen.

Dalam survei terhadap 2.241 warga Thailand, secara keseluruhan konsumen kurang percaya diri akibat tingginya biaya hidup di dalam negeri dan ketidakpastian tentang situasi ekonomi global.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Negara Tetangga...
Ekonomi Negara Tetangga Terpuruk Nyaris Krisis, Indonesia Aman?
Demi Gaet Wisatawan...
Demi Gaet Wisatawan China, Thailand Gelontorkan Stimulus Raksasa Rp6,5 Triliun
Kekuatan Ekonomi Thailand...
Kekuatan Ekonomi Thailand vs Kamboja: Siapa yang Lebih Unggul di Tengah Perang?
Ekonomi Thailand Resesi,...
Ekonomi Thailand Resesi, Ini Dampak yang Akan Dialami Indonesia
SCG Tampilkan Inovasi...
SCG Tampilkan Inovasi Hijau untuk Dukung Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved