RNI: Proses izin impor sapi butuh waktu lama

Sabtu, 09 November 2013 - 13:15 WIB
RNI: Proses izin impor...
RNI: Proses izin impor sapi butuh waktu lama
A A A
Sindonews.com - Upaya PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) mengimpor 12.000 ekor sapi memerlukan waktu panjang. Perusahaan berpelat merah ini harus melalui proses dan perizinan yang panjang.

Direktur Utama RNI, Ismed Hasan Putro mengatakan, saat ini pihaknya sedang proses melengkapi dokumen terkait izin impor. Dokumen yang disiapkan termasuk ke pemerintah daerah untuk izin usaha peternakan sapi.

Dia mengungkapkan yang menjadi kendala saat ini adalah proses perizinan yang memakan waktu lama, yaitu hingga delapan bulan. Jika itu sudah rilis maka tinggal menunggu surat dari Kementerian Peternakan agar bisa mengimpor.

"Kita sendiri mempersiapkan dokumen usulan. Dokumen itu ada ke Kementerian Pertanian melengkapi persyaratan serta menunggu izin usaha dari Pemda Kabupaten Subang dan Majalengka," kata Ismed saat dihubungi Sindonews, Minggu (3/11/2013).

"Kalau suratnya sudah keluar maka secepatnya RNI bisa mengimpor 3.000 sapi betina produktif (indukan), 3.000 sapi bakalan, dan 3.000 sapi siap potong," ungkapnya.

Ismed menambahkan, langkah ini perlu dilakukan untuk mempercepat proses aksi pangan yang dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar stabilitas harga daging sapi tercapai.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dahsyat! Laba Bersih...
Dahsyat! Laba Bersih RNI Tumbuh 192 Persen di Kuartal III
Perum BULOG dan PT Rajawali...
Perum BULOG dan PT Rajawali Nusantara Indonesia Teken MoU untuk Pengelolaan Pergudangan hingga Pengembangan Digitalisasi Logistik
Erick Thohir Ubah Nomenklatur...
Erick Thohir Ubah Nomenklatur RNI, Ini Susunan Direksi Terbaru
8 Perusahaan Dilebur,...
8 Perusahaan Dilebur, Holding BUMN Klaster Pangan Dibentuk Akhir 2020
Gandeng Karang Taruna...
Gandeng Karang Taruna Nasional, RNI Buka Peluang Kewirausahaan Milenial di Pedesaan
Frans Marganda Tambunan...
Frans Marganda Tambunan Resmi Jabat Dirut Holding BUMN Pangan
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
8 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
9 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved