PGN klaim telah laksanakan open access sejak 1998

Rabu, 13 November 2013 - 17:13 WIB
PGN klaim telah laksanakan...
PGN klaim telah laksanakan open access sejak 1998
A A A
Sindonews.com - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menyatakan pelaksanaan open access pada pipa hilir gas sudah dilakukan pada 1998. Saat itu, open acces dilakukan terhadap ruas pipa Grissik – Duri, dimana PGN bertindak sebagai transporter dan Conoco-Phillips sebagai shipper.

"Juga terhadap ruas pipa Grissik – Batam – Singapura, dimana Conoco Phillips dan Petrochina menjadi shipper dan mereka menjual gas langsung ke pelanggan di Singapura," kata VP Corporate Communication PGN Ridha Ababil dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (13/11/2013).

Unbundling terhadap pipa tersebut telah dilakukan pada tahun 2003 dengan lahirnya PT. Transportasi Gas Indonesia (TGI). Namun demikian, sejak munculnya Trader Gas Niaga tanpa fasilitas, dimana terjadi perpanjangan rantai bisnis dari gas yang berasal dari JOB Pertamina – Jambi Merang, dan menjual ke pasar eksisting di Batam, PGN berkewajiban menyampaikan pesan penting kepada semua pihak terkait skema open access dan unbundling sangat berdampak terhadap progres percepatan pengembangan infrastruktur gas ke wilayah baru yang masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM).

"Karena dengan adanya open access dan unbundling, maka para pelaku bisnis gas hanya akan berbisnis di wilayah pasar eksisting. Hal tersebut karena para pelaku bisnis cenderung hanya akan menjadi trader/broker ketimbang mengembangkan infrastruktur," tambahnya.

Untuk itu, skema liberalisasi bisnis gas dalam bentuk open access dan unbundling sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Menteri ESDM No. 19 tahun 2009 serupa dengan liberalisasi bisnis listrik sesuai dengan UU No. 20 tahun 2002 tentang Ketenagalistrikan yang telah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PGN Optimalkan Kontribusi...
PGN Optimalkan Kontribusi Bisnis Upstream hingga Downstream Migas
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Kinerja PGN di Semester...
Kinerja PGN di Semester I/2020 Terbebani Tak Cuma Soal Triple Down Effect
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Mulai Tahun Ini, PGN...
Mulai Tahun Ini, PGN Siap Kembangkan Infrastruktur Gas Secara Massif
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
20 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
beberapa waktu yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
Ilmuwan Klaim Temukan...
Ilmuwan Klaim Temukan Bukti Peradaban Kuno di Planet Mars
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved