Hatta sebut Mentan salah baca data BPS

Kamis, 14 November 2013 - 13:23 WIB
Hatta sebut Mentan salah...
Hatta sebut Mentan salah baca data BPS
A A A
Sindonews.com - Mahalnya harga daging sapi sepanjang 2013, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menuding Menteri Pertanian Suswono salah menerjemahkan data populasi sapi.

Seperti diketahui, sensus sapi yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut populasi sapi di Indonesia sebanyak 14 juta ekor.

Namun, Hatta menyayangkan Suswono salah dalam membaca data BPS tersebut dengan mengubah angka rekomendasi impor dari 400 ribu ton menjadi 80 ribu ton.

"Data BPS tersebut diterjemahkan Mentan (Suswono) untuk mengurangi rekomendasi impor dari yang tadinya 400 ribu ton jadi 80 ribu ton," ujar Hatta di Gedung Lemhannas, Jakarta, Kamis (14/11/2013).

Sehingga, yang terjadi lonjakan harga karena pasokan daging dalam negeri masih kurang, lantaran banyak peternak yang memotong sapi peliharaannya.

"Ketika impor tersebut diputuskan harga daging melonjak dari Rp60 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram (kg). Peternak sapi jual sapi potongnya, harga enggak juga turun," imbuh dia.

Yang lebih parah lagi, ternyata data BPS dengan Kementerian Pertanian tersebut tidak cocok. Karena jumlah sapi potong ternyata lebih kecil dibandingkan 14 juta ekor tersebut.

"Ditambah lagi jumlah peternak sebanyak 6,5 juta, jadi rasio peternak dengan sapi adalah 1:2. Mekanisme efisien apa ini," ujarnya.

Karena itu, dia menyambut baik usulan untuk terus bekerja sama dengan negara bagian Australia yaitu Norhern Australia untuk terus menyuplai sapi ke Indonesia. Hal ini tentunya dengan terus menggenjot produksi sapi potong lokal.

"Itu ketika kita berhenti impor dari mereka, peternak sapinya malah banyak yang bangkrut. Tetapi di satu sisi kita juga harus percepat swasembada sapi," pungkas Hatta.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
18 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
51 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved