Pelaku UMKM di Semarang ingin gelar pameran tiap tahun

Sabtu, 16 November 2013 - 18:43 WIB
Pelaku UMKM di Semarang...
Pelaku UMKM di Semarang ingin gelar pameran tiap tahun
A A A
Sindonews.com - Ajang Semarang Introducing Market 2013 yang digelar hari ini menjadi agenda yang sangat ditunggu-tunggu para pelaku UMKM Kota Semarang. Karena, selama ini mereka mengaku kendala paling sulit yang dihadapi adalah pengenalan produk kepada masyarakat dan pemasaran.

"Kegiatan ini sangat mendukung sekali bagi proses pengenalan dan pemasaran produk UMKM Kota Semarang. Selama ini kami kan tidak mungkin menggelar acara seperti ini karena tidak ada biaya, sehingga banyak produk kita yang banyak tidak dikenali masyarakat," kata Ketua PKK Kelurahan Tawangsari Kota Semarang, Yosephin Yusuf Irianto.

Menurutnya, selain membantu dalam proses pemasaran, kegiatan tersebut juga dapat meningkatkan kualitas peserta UMKM. Sebab, mereka akan mendapatkan ide segar dan semakin kreatif dengan melihat produk UMKM dari daerah lainnya.

"Harapannya setiap tahun dilakukan, karena kegiatan ini sangat positif sekali. Apalagi jika cakupannya diperluas, yakni tidak hanya sebatas UMKM Kota Semarang, melainkan seluruh Jawa Tengah atau seluruh Indonesia," uajrnya, Sabtu (16/11/2013).

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang Litani Satyawati mengatakan, kegiatan Semarang Introducing Market 2013 diikuti oleh 177 kelurahan di Kota Semarang.

"Sebenarnya produk UMKM di Kota Semarang ini sangat banyak, tercatat dalam daftar kami sekitar 11.333 produk hasil UMKM Kota Semarang. Namun karena tidak pernah dipamerkan, sehingga banyak masyarakat yang tidak mengenal. Karena alasan itulah kegiatan ini dilakukan," jelas Litani.

Lebih lanjut Litani mengatakan, pameran ini akan diusahakan menjadi agenda rutin bagi Kota Semarang. Harapannya, UMKM Kota Semarang akan cepat dikenal masyarakat, sehingga dapat meningkatkan ekonomi warga Semarang.

"UMKM ini kan hasil rumahan, tentunya jika ini dikenal dan banyak dicari konsumen, akan meningkatkan ekonomi masyarakat. Terlebih dari itu, dapat mengurangi pengangguran karena akan banyak tenaga kerja yang terserap dalam pengembangan UMKM itu," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
UU Ciptaker Beri Kemudahan,...
UU Ciptaker Beri Kemudahan, Pemberdayaan dan Perlindungan bagi Pelaku UMKM
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun...
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
5 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
6 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
6 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
7 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
7 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
8 jam yang lalu
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved