AS yakin proyek energi terbarukan RI menguntungkan

Senin, 25 November 2013 - 10:37 WIB
AS yakin proyek energi...
AS yakin proyek energi terbarukan RI menguntungkan
A A A
Sindonews.com - Penasihat Senior Bidang Hubungan Internasional Departemen Energi (Senior Advisor, Department of Energy) Amerika Serikat (AS), Dan Milstein mengatakan, Indonesia memiliki sumber daya energi terbarukan yang luar biasa, dan sektor swasta akan tertarik untuk berinvestasi jika mereka yakin bahwa mereka akan menghasilkan keuntungan dari memperkenalkan energi terbarukan ke pasar.

"Salah satu caranya adalah dengan menentukan harga yang tepat untuk listrik yang dihasilkan dari proyek-proyek ini. Cara lainnya adalah dengan meminimalkan birokrasi yang menghambat investasi dalam bidang energi terbarukan," ujar Dan Milstein di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (25/11/2013).

Dalam forum United States-Indonesia Energy Investment Roundtable yang ke-3 (EIR3), Departemen Energi AS meluncurkan proyek Sustainable Energy for Remote Indonesia Grids (SERIG) yang bernilai 1.2 juta dolar AS.

Di sejumlah daerah terpencil di Indonesia yang masih mengandalkan pasokan listrik dari PLTD, harga sumber energi terbarukan biasanya lebih murah dibandingkan tenaga listrik dari PLTD yang menggunakan BBM.

Seiring dengan upaya Indonesia untuk menyediakan energi modern khususnya listrik bagi semua penduduknya, maka energi terbarukan memainkan peranan penting bagi ketersedian listrik bagi masyarakat yang sulit dijangkau oleh jaringan.

Selama dua tahun ke depan, Laboratorium Energi Terbarukan Nasional milik Departemen Energi AS akan menelaah cara-cara untuk menghadirkan energi terbarukan yang hemat biaya bagi warga yang tinggal di daerah terpencil.

Proyek EIR3 dan SERIG merupakan contoh nyata Kemitraan Komprehensif AS-Indonesia. Kemitraan yang diluncurkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Barack Obama pada November 2010 tersebut merupakan komitmen jangka panjang untuk meningkatkan hubungan bilateral melalui kerja sama dan konsultasi strategis mengenai isu-isu pokok di tingkat bilateral, regional, dan global, termasuk energi.

Millennium Challenge Account Indonesia dan program Kemakmuran Hijau senilai 330 juta dolar AS, serta program Indonesia Clean Energy Development senilai 18 juta dolar AS adalah contoh lain dari investasi nyata pemerintah AS untuk mengembangkan energi bersih Indonesia di masa depan, dan juga bagian dari Kemitraan Komprehensif.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dirjen EBTKE: Transisi...
Dirjen EBTKE: Transisi Energi Pilihan Mutlak
Insentif untuk Pelaku...
Insentif untuk Pelaku Usaha EBTKE Sedang Disiapkan Pemerintah
PLN IP Raih 4 Penghargaan...
PLN IP Raih 4 Penghargaan Subroto EBTKE 2023
Realisasi Investasi...
Realisasi Investasi EBTKE Masih Jauh dari Target
Digeledah Bareskrim...
Digeledah Bareskrim Polri, Begini Situasi Terkini Kantor Ditjen EBTKE
Dirjen EBTKE Paparkan...
Dirjen EBTKE Paparkan Potensi PLTS Terapung di Jawa
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
17 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
31 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
32 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
45 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
58 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved