Bursa suspensi saham Nipress

Senin, 25 November 2013 - 11:02 WIB
Bursa suspensi saham...
Bursa suspensi saham Nipress
A A A
Sindonews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan efek PT Nipress (NIPS) mulai sesi I Jakarta Automated Trading System (JATS).

Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI Andre PJ Toelle mengatakan, menunjuk surat PT Nipress Tbk No 60941/NIPS/XI/2013 tertanggal 19 November 2013 perihal copy iklan prospektus ringkas perseroan, maka Bursa memutuskan melakukan suspensi efek perseroan di seluruh pasar sejak sesi I perdagangan hari ini.

"Ini dilakukan dalam rangka menjaga pasar yang wajar, teratur dan efisien," kata dia dalam keterangaanya di keterbukaan informasi BEI.

Sementara yang menjadi pertimbangan Bursa melakukan suspensi perseroan karena perseroan belum mengungkapkan rasio atas pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas (PUT) I yang akan diminta persetujuannya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Desember 2013.

Sekedar informasi, perseroan sebelumnya menyatakan akan melakukan PUT I dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue sebanyak 742,85 juta lembar saham dengan harga yang ditawarkan Rp350-450 per saham. Adapun dana segar dari aksi korporasi itu ditargetkan mencapai Rp260 miliar.

Dana hasil rights issue akan digunakan persreoan untuk pembangunan pabrik dan pembelian mesin baru untuk pengembangan industri baterai sekitar 57 persen atau Rp147 miliar. Sedangkan sisanya senilai Rp113 miliar untuk modal kerja.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham TIFA, Siap-siap Trading!
Telat Bayar Iuran Tahunan,...
Telat Bayar Iuran Tahunan, BEI Gembok 43 Emiten Saham
Penyebab Saham CDIA...
Penyebab Saham CDIA Digembok Bursa, Harganya Melonjak Tak Wajar usai IPO
Disuspensi Bursa, Ini...
Disuspensi Bursa, Ini Tanggapan Itama Ranoraya
Gokil! 10 Perusahaan...
Gokil! 10 Perusahaan Ini Dipasung BEI Lebih dari Setahun
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
53 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
16 Komisaris Jenderal...
16 Komisaris Jenderal Polisi Berpeluang Masuk Bursa Kapolri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved