Ribuan rumah tak layak huni di Bogor terima bantuan

Selasa, 26 November 2013 - 17:08 WIB
Ribuan rumah tak layak...
Ribuan rumah tak layak huni di Bogor terima bantuan
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 1.550 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang tersebar di 22 desa yang ada di 12 kecamatan di Kabupaten Bogor mendapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) .

Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di gedung Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (26/11/2013).

Secara simbolis, Asisten Deputi pada Bidang Perumahan Swadaya Kemenpera Poltak Sibuea, Bupati Bogor Rachmat Yasin, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Mohamad Hanafi, dan Dandim 0621/ Kabupaten Bogor Letkol Inf Anwar menyerahkan bantuan sebesar Rp7,5 juta berupa simpanan dalam bentuk tabungan di Bank BRI kepada 12 orang perwakilan penerima bantuan.

Bupati Bogor Rachmat Yasin menyatakan keseriusan Pemkab Bogor untuk menuntaskan program rehabilitasi RTLH. "Awalnya, kita punya data 49.093 rumah tidak layak yang ada di Kabupaten Bogor dan hingga kini sudah diperbaiki dan dibangun sebanyak 26 ribu lebih. Kita akan teruskan sampai tuntas," katanya.

RY, sapaaan akrab Rachmat Yasin juga meminta agar kecamatan melakukan verifikasi kembali mendata rumah tidak layak di wilayahnya. Sebab, kata dia, ternyata jumlah RTLH terakhir mencapai 72 ribu unit.

"Ya kemungkinan dulu ketika pendataan, ada yang diburu-buru, ada juga kepala desa yang kemungkinan malu kalau warganya kebanyakan rumah tidak layak huni. Karenanya perlu dilakukan pendataan ulang," pintanya.

Tak lupa, RY menegaskan agar jangan sampai ada potongan pada bantuan yang diterima warga. “Saya menerima laporan ada warga yang tidak menerima bantuan secara penuh, bahkan ada warga yang menerima bantuan hanya dalam bentuk bahan–bahan bangunan, saya tegaskan jangan ada pemotongan apapun, malah seharusnya Kades atau aparat membantu warganya," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tata Bangunan dan Pemukiman (DTBP) Kabupaten Bogor Yani Hasan menjelaskan, program rehabilitasi RLTH ini bertujuan untuk meminimalisir angka kemiskinan dan kemajuan Kabupaten Bogor. "Kami harap hingga 2018 mendatang program ini selesai," jelasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menteri Basuki Minta...
Menteri Basuki Minta Jangan Tutupi Hak Konsumen Saat Beli Rumah
PNS Pensiun dan Ahli...
PNS Pensiun dan Ahli Waris Siap-siap! BP Tapera Akan Kembalikan Dana Taperum
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Bantuan Subsidi Perumahan 380.376 Unit di 2021
Percepat Pembangunan...
Percepat Pembangunan SPAM Djuanda, Kementerian PUPR Beri Waktu 2 Minggu Prakualifikasi Lelang
PUPR Bangun Fasilitas...
PUPR Bangun Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan Pasca Bencana Gempa Sulteng
Ini Perkembangan Tol...
Ini Perkembangan Tol Semarang-Demak untuk Dukung Kawasan Industri dan Wisata Religi
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
4 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
7 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
7 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved