S&P pangkas peringkat ekonomi Belanda

Jum'at, 29 November 2013 - 14:37 WIB
S&P pangkas peringkat...
S&P pangkas peringkat ekonomi Belanda
A A A
Sindonews.com - Lembaga pemeringkat global, Standard & Poor's (S&P) memotong kredit Belanda menjadi AA+ dari triple-A. Sementara peringkat jangka pendek mereka berada di angka A-1+.

Dilansir dari Reuters, Jumat (29/11/2013), S&P mengatakan, keputusan memangkas ranking Belanda dari Jerman, Luksemburg dan Finlandia, negara di blok mata uang tunggal dengan peringkat kredit teratas, akibat memburuknya prospek pertumbuhan negara tersebut.

"Tren laju pertumbuhan PDB riil per kapita terus-menerus lebih rendah dari rekan-rekannya yang berada di tingkat tinggi dalam pembangunan ekonomi," ujar S&P.

Di sisi lain, S&P merevisi outlook Spanyol menjadi stabil dari negatif dan menegaskan peringkat mereka menjadi BBB-/A-3. Lembaga itu menilai posisi eksternal Spanyol dalam peningkatan resume pertumbuhan ekonomi secara bertahap.

"Selain itu, dalam pandangan kami metrik kredit lainnya mulai stabil karena reformasi anggaran dan struktural, ditambah dengan dukungan kebijakan Zona Euro," kata S&P.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Duet Rusia-China Disebut...
Duet Rusia-China Disebut Sebagai Ancaman Bagi Ekonomi Belanda
Indonesia dan Belanda...
Indonesia dan Belanda Sepakat Perkuat Kerja Sama Keuangan
Bertemu PM Belanda,...
Bertemu PM Belanda, Jokowi Bahas Kerja Sama Investasi dan Transisi Energi
Ratu Belanda Maxima...
Ratu Belanda Maxima Kunjungi Indonesia, Ini Rangkaian Agendanya
Belanda Kembalikan 478...
Belanda Kembalikan 478 Harta Karun yang Pernah Dijarah saat Penjajahan ke Indonesia
Polandia Vs Belanda:...
Polandia Vs Belanda: The Oranye Menang 2-1!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved