Mahathir Mohamad mundur dari Petronas

Senin, 02 Desember 2013 - 17:33 WIB
Mahathir Mohamad mundur...
Mahathir Mohamad mundur dari Petronas
A A A
Sindonews.com - Mantan perdana menteri Malaysia, Mahathir Mohamad mengundurkan diri sebagai komisaris perusahaan minyak Petronas, yang dipegangnya sejak lengser dari pemerintahan pada 2003.

Dilansir dari Reuters, Senin (2/12/2013), surat kabar New Straits Times menulis Mahathir, 88 telah mengundurkan diri dari jabatan efektif per 1 Desember 2013. Pihak Mahathir tidak segera mengkonfirmasi pengunduran dirinya dan mengatakan akan mengeluarkan pernyataan pada beberapa hari kemudian.

Sementara surat kabar Star melaporkan, bahwa Mahathir telah memutuskan mundur berdasarkan saran dari tim dokter. Mahathir dirawat di rumah sakit bulan lalu akibat infeksi dada, meskipun secara umum baik, sering muncul dalam wawancara dan mengkritik pemerintah.

Mahathir mengundurkan diri sebagai perdana menteri setelah 22 tahun berkuasa dan diangkat sebagai penasihat Petronas, serta produsen mobil nasional Proton.

Peran tersebut telah dikritik beberapa pengamat yang mengatakan Mahathir telah menggunakan pengaruhnya untuk memastikan kontrak diambil sekutu dan rekan bisnisnya. Mahathir membantah tuduhan tersebut.

Petronas secara luas dianggap sebagai salah satu BUMN yang paling efisien di Malaysia menempatkan dirinya sebagai pemain energi global dalam beberapa tahun terakhir. Mereka menghabiskan sekitar USD5 miliar pada tahun lalu untuk meraup aset energi shale di Kanada.

Di dalam negeri, perusahaan tetap berada di bawah tekanan untuk memenuhi peran sosial dan politik. Petronas menjadi sumber pendapatan terbesar pemerintah dan pilar kebijakan nasional untuk mempromosikan peran ekonomi yang lebih besar bagi mayoritas etnis Melayu.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PM Malaysia Mundur,...
PM Malaysia Mundur, Ringgit Jatuh ke Level Terendah
Wapres Minta Ekonomi...
Wapres Minta Ekonomi Perbatasan Indonesia-Malaysia Diperkuat
Malaysia Akui Keberadaan...
Malaysia Akui Keberadaan TKI Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi Malaysia Resmi...
Ekonomi Malaysia Resmi Krisis secara Teknis, Terparah Sejak 1998
Malaysia Lockdown Total,...
Malaysia Lockdown Total, Dampak Ekonominya ke RI Tak Signifikan
IMF Prediksi Ekonomi...
IMF Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,1% di 2026, Ungguli China dan Malaysia
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
1 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
2 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
3 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved