Rupiah diprediksi masih tertekan

Senin, 09 Desember 2013 - 08:25 WIB
Rupiah diprediksi masih...
Rupiah diprediksi masih tertekan
A A A
Sindonews.com - Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada memprediksi laju rupiah masih akan tertekan penguatan dolar Amerika Serikat (USD) di tengah menguatnya euro yang seharusnya bisa menjadi sentimen positif.

Reza mengungkapkan, nilai tukar rupiah terhadap USD akan bergerak di kisaran Rp12.000-11.943 per USD mengacu kurs tengah Bank Indonesia (BI).

"Laju rupiah berada di atas target support Rp12.028 per USD," kata dia, Senin (9/12/2013).

Rilis Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) yang mengalami kenaikan dan turunnya angka klaim pengangguran AS makin membuat laju USD bergerak menguat dan sebaliknya menahan laju rupiah.

Padahal, menurut Reza, sebenarnya penguatan USD tertahan oleh masih positifnya laju euro seiring hasil pertemuan ECB yang mengisyaratkan tidak adanya pelonggaran moneter sambil merumuskan kebijakan untuk situasi ekonomi ke depannya.

"Tertahannya laju rupiah juga terimbas wait and see pelaku pasar terhadap rilis kebijakan pemerintah pekan depan," ujar dia.

Pada akhir pekan lalu, nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg di level Rp11.964/USD. Posisi ini hanya menguat 1 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.965/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI di level Rp11.960/USD atau terapresiasi 58 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp12.018/USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
3 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
3 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
4 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
4 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
5 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
5 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved