Peraturan tidak sesuai beratkan bisnis BPR

Selasa, 10 Desember 2013 - 19:08 WIB
Peraturan tidak sesuai...
Peraturan tidak sesuai beratkan bisnis BPR
A A A
Sindonews.com - Direktur Utama PT BPR Samawa Kencana Sumbawa Syamsul Rizal mengatakan, peraturan yang tidak sesuai sering memberatkan perusahaan mengembangkan bisnisnya.

Dia mencontohkan aturan rasio kecukupan modal yang menghambat perusahaan untuk membuka kantor cabang atau kantor kas pembantu. "Kami ini bukan bank umum, aturan seharusanya agak dibedakan," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (10/12/2013).

Menurut Syamsul, tekanan kemungkinan akan lebih besar ketika pasar bebas ASEAN diberlakukan. Untuk itu aturan yang mendorong pertumbuhan bisnis BPR saat ini lebih diperlukan agar lebih siap bersaing ketika bank asing bebas masuk ke pasar nasional.

"Tapi untuk saat ini kami juga harus lebih konsen agar kinerja kami tetap baik," ujar dia.

Perseroan mencatatkan hingga Oktober 2013 penyaluran kredit perseroan tumbuh 10 persen menjadi Rp58 miliar dari periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan kredit ini diikuti pertumbuhan DPK perusahaan sekitar 10 persen menjadi Rp73 miliar dibandingkan periode yang sama tahun 2012. "Tahun depan kami tergetkan baik kredit maupun DPK dapat tumbuh hingga 18 persen," ungkap Syamsul.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Talkshow, BPR...
Gelar Talkshow, BPR Hasamitra Ajak Tangkap Peluang Pascapandemi
Tahun 2022, BPR Hasamitra...
Tahun 2022, BPR Hasamitra Target Kinerja Tumbuh Double Digit
Usung Konsep Community...
Usung Konsep Community Hub, Universal BPR Resmikan Kantor di Tangerang
Kembangkan Bisnis, Dua...
Kembangkan Bisnis, Dua Pendiri KoinWorks Akuisisi BPR
Dapat Kucuran Dana dari...
Dapat Kucuran Dana dari BJB, BPR Kredit Mandiri Berikan Layanan Prima
Gunakan Teknologi, Cara...
Gunakan Teknologi, Cara BPR Hadapi Era New Normal
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
33 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
40 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Batas Aman Makan Kue...
Batas Aman Makan Kue Lebaran Biar Berat Badan Tidak Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved