Industri besi baja kesulitan bahan baku

Kamis, 12 Desember 2013 - 14:52 WIB
Industri besi baja kesulitan...
Industri besi baja kesulitan bahan baku
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan, perkembangan industri baja dalam negeri terkendala oleh pasokan energi dan bahan baku.

Dirjen Basis Industri Manufaktur Kementerian Perindustrian Benny Wachyudi mengatakan, pasokan energi dan bahan baku di dalam negeri belum bisa mencukupi kebutuhan pasokan industri baja dalam negeri.

Alhasil, kata Benny, industri masih mengimpornya dari luar negeri, termasuk bahan baku scrap. Padahal, berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), cadangan bijih besi di Indonesia mencapai 1,7 miliar ton yang tersebar di Sumatera, kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara.

"Kita terus mendorong program hilirisasi industri mineral untuk meningkatkan daya saing industri baja," katanya dalam acara munas ke II Indonesia Iron and Steel Industry Association (IISIA), di hotel Gren Melia Jakarta, Kamis (12/12/2013).

Sementara itu, Ketua Umum IISIA Fazwar Bujang mengatakan, untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri, industri besi dan baja nasional masih mengalami ketimpangan di hulu dan hilir.

"Pertumbuhan pasar yang cepat, baik dari segi kuantitas maupun jenis, namun industri besi dan baja belum sekuat yang diharapkan. Kebanyakan industri baja di Indonesia masih lemah di hulu," ujarnya.

Fazwar juga meminta, agar peta industri besi baja nasional untuk menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015 untuk memperkuat struktur industri besi baja nasional.

Karena itu, diperlukan alselerasi dan dukungan dari pemerintah, salah satunya melalui fasilitas perbankan dari sisi permodalan. Sedangkan di hilir, pemerinah perlu membuat kebijakan untuk mendorong masyarakat menggunakan produk besi dan baja dalam negeri.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baja Nasional, Mutu...
Baja Nasional, Mutu Global: Krakatau Steel Bidik Kepercayaan Pasar
Raker Penyelamatan Industri...
Raker Penyelamatan Industri Baja Nasional Ditunda
Sikap Tegas Pemerintah...
Sikap Tegas Pemerintah Ditunggu Soal Banjir Baja Impor
Tanpa Perlindungan Pemerintah,...
Tanpa Perlindungan Pemerintah, 100 Ribu Tenaga Kerja Industri Baja Terancam PHK
Perlu Strategi Perkuat...
Perlu Strategi Perkuat Industri Baja Nasional Disaat Pandemi COVID-19
Kabar Banjir Baja Impor...
Kabar Banjir Baja Impor Mencuat, Analis Sentil Asosiasi
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
48 menit yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
51 menit yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
3 jam yang lalu
Infografis
1.525 Tentara Lapis...
1.525 Tentara Lapis Baja Israel Tuntut Diakhirinya Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved