Kuota BBM tahun depan diperkirakan jebol

Senin, 16 Desember 2013 - 13:54 WIB
Kuota BBM tahun depan...
Kuota BBM tahun depan diperkirakan jebol
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) memproyeksikan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tahun depan sebesar 48 kiloliter (kl) dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) akan terlampui.

Hal itu seiring dengan pertumbuhan konsumsi BBM bersubsidi yang terus meningkat setiap tahunnya. "BBM bersubsidi baik solar maupun premium naiknya rata-rata 7 persen. Yang kami lihat seperti itu," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam Pertamina Energy Outlook di Jakarta, Senin (16/12/2013).

Menurut dia, pertumbuhan konsumsi BBM bersubsidi sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Seiring dengan itu, dia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi menjadi konsekuensi tumbuhnya konsumsi BBM bersubsidi di Tanah Air.

"Jika pemerintah mengambil langkah menekan kkonsumsi BBM bersubsidi, maka upaya yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan pengawasan dan efisiensi melalui diversifikasi energi," kata dia.

Selain itu, Ali menambahkan, pengawasan terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi harus lebih ditingkatkan kembali.

"Pengawasan untuk memonitoring penyalahgunaan BBM bersubsidi juga harus segera dilakukan. Itu cara yang paling baik untuk mengendalikan konsumsi BBM bersubsidi," tutur dia.

Sementara Direktur Pertamina Hulu Energi (PHE) Muhamad Husen juga menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara dengan kebutuhan BBM yang selalu mengalami peningkatan setiap saat.

"Gampang saja melihat pertumbuhan sepeda motor, dari hari ke hari BBM-nya makin meningkat," kata dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
3 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
3 jam yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
4 jam yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
4 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
4 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
4 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved