Realisasi laba ESSA tergerus pelemahan harga minyak

Rabu, 18 Desember 2013 - 17:44 WIB
Realisasi laba ESSA...
Realisasi laba ESSA tergerus pelemahan harga minyak
A A A
Sindonews.com - PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) memproyeksikan hingga akhir tahun ini hanya mampu merealisasikan perolehan laba bersih sebesar USD10,5 juta atau setara Rp127,85 miliar.

Dari catatan Sindonews, nilai ini turun sekitar 19,23 persen jika dibandingkan target sesuai RKAP awal yang dipatok di angka USD13 juta atau setara Rp158,3 miliar.

Sekretaris Perusahaan Surya Esa Perkasa, Kanishk Laroya mengatakan, terus merosotnya harga jual rata-rata Liquid Petroleoum Gas (LPG) miliknya, disinyalir sebagai salah satu biang keladi turunnya target laba bersih Surya Esa. Padahal, sekitar 80 persen dari pendapatan dihasilkan dari bisnis LPG, sedangkan 20 persen sisanya dihasilkan dari bisnis lainnya.

Sampai dengan bulan September 2013 harga jual rata-rata LPG perseroan berada di angka USD804 per Metrik Ton, padahal pada periode sebelumnya Surya Esa masih sanggup menjual LPG di kisaran harga USD849 per Metrik Ton.

“Harga jual rata-rata LPG sangat dipengaruhi oleh harga minyak dunia. Laba kita sampai dengan akhir tahun mungkin hanya bisa sekitar USD10,5 juta,” kata dia di JW Marriot, Jakarta, Rabu (18/12/2013).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, dengan turunnya proyeksi harga jual rata-rata LPG di tahun depan, perseroan memasang target pendapatan hingga akhir tahun 2014 berada di angka USD40 juta atau sekitar Rp480 miliar. Nilai ini setara dengan target pendapatan hingga akhir tahun ini yang juga dipatok di angka USD40 juta.

Selain berimbas kepada proyeksi pendapatan, hal ini juga terefleksi pada proyeksi laba bersih Surya Esa, pasalnya perseroan juga menargetkan angka laba bersih tahun depan sama dengan tahun ini yang berada di kisaran USD10 juta.

Kanishk menambahkan, untuk mengkompensasi turunnya harga jual LPG di tahun depan, perseroan akan meningkatkan volume produksi LPG-nya sebesar 40 persen menjadi 60 ribu metrik ton per tahun, naik dibandingkan volume produksi tahu ini yang ditargetkan dapat mencapai 40 ribu metrik ton.

Sementara sampai dengan kuartal tiga tahun ini, perseroan telah berhasil mencapai angka produksi sebesar 33,79 ribu metrik ton, naik 36,85 persen dibandingkan volume produksi pada periode yang sama tahun lalu sebesar 24,69 ribu metrik ton.

“Condensate kita juga naik sekitar 39 persen menjadi 116,15 ribu bbl, dibandingkan produksi pada kuartal tiga tahun lalu sebesar 82,96 ribu bbl,” pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pamit dari Komisaris...
Pamit dari Komisaris MDKA, Boy Thohir Borong 783,04 Juta Saham Surya Esa Perkasa
Selain Berubah Nama,...
Selain Berubah Nama, PT ESSA Industries Indonesia Tbk Kenalkan Sususan Direksi dan Komisaris Baru
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Penggagas Indonesia...
Penggagas Indonesia Terang Jalin Kerja Sama dengan Golf Sentul City
Pemkab Terima Bantuan...
Pemkab Terima Bantuan Tabung Oksigen dari PT Timah Tbk
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
17 menit yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
50 menit yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
1 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
1 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
2 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved