KRAS proyeksi ada peningkatan permintaan baja

Jum'at, 20 Desember 2013 - 13:18 WIB
KRAS proyeksi ada peningkatan...
KRAS proyeksi ada peningkatan permintaan baja
A A A
Sindonews.com - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) optimis memperoleh peningkatan permintaan baja hingga mencapai 5-7 persen di 2014 serta mengharapkan adanya kenaikan pada harga baja internasional.

"Kami berkeyakinan permintaan baja tumbuh kira-kira 5-7 persen. Tumbuh dengan kisaran itu sudah terbilang bagus di tengah kondisi ekonomi global saat ini," ujar Direktur Utama KRAS, Irvan K Hakim di Kantor Pusat KRAS, Jakarta, Jumat (20/12/2013).

Optimisme adanya peningkatan pada permintaan baja nasional lantaran adanya proyeksi dari Kementrian Perindustrian yang menyebutkan bahwa konsumsi baja di dalam negeri diperkirakan mencapai 15 juta ton hingga 2015.

Hal ini sejalan dengan terealisasinya sejumlah proyek-proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Kebutuhan baja tersebut untuk membangun sejumlah infrastruktur seperti jalan tol dan konstruksi bangunan bertingkat.

Konsumsi baja tersebut meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan kebutuhan tahun ini yang sebesar 8 juta ton. Lonjakan kebutuhan itu mengingat banyaknya proyek infrastruktur yang telah dimasukkan dalam program MP3EI seperti jalan tol, jembatan, dan bangunan-bangunan baru, segera direalisasikan.

"Permintaan baja bisa mencapai 10 sampai 11 juta ton, itu suatu potensi yang cukup besar bagi kami," tutur Irvan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertagas-Krakatau Steel...
Pertagas-Krakatau Steel Sinergi Penggunaan Material Pipa Minyak di Blok Rokan
Produksi Meningkat,...
Produksi Meningkat, Penjualan Baja Krakatau Steel Capai 1 Juta Ton
Dapat Gas Murah, Biaya...
Dapat Gas Murah, Biaya Operasi Krakatau Steel Turun 7%
PT KSP Ingin Kembangkan...
PT KSP Ingin Kembangkan Wisata Olahraga di Kota Cilegon
Krakatau Steel Adakan...
Krakatau Steel Adakan Mudik Gratis ke Tasik, Yogya, dan Surabaya
Digempur Produk Impor,...
Digempur Produk Impor, Baja Nasional Harus Kuasai Pasar Domestik
Berita Terkini
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
18 menit yang lalu
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
47 menit yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
1 jam yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
2 jam yang lalu
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
2 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved