Pegadaian Sulawesi optimis tahun depan tumbuh 31%

Jum'at, 20 Desember 2013 - 15:18 WIB
Pegadaian Sulawesi optimis...
Pegadaian Sulawesi optimis tahun depan tumbuh 31%
A A A
Sindonews.com - Meski 2014 diprediksi masih akan menjadi tahun yang berat untuk laju pertumbuhan ekonomi, namun pelaku bisnis gadai optimis pertumbuhan signifikan akan terjadi di tahun mendatang.

Pemimpin Kantor Wilayah VI PT Pegadaian, Nuril Islamiyah menjelaskan, PT Pegadaian Wilayah VI Makassar optimis tumbuh di angka 30 persen jika dibanding pencapaian 2013.

Optimisme itu seiring pembukaan layanan baru yakni transaksi online yang terkoneksi secara nasional sehingga memudahkan nasabah daerah tertentu yang berkunjung ke luar kota tetap bisa melakukan transaksi.

"Target omzet kita tahun depan sampai Rp14 triliun naik Rp3,4 triliun dari omset 2013 yang mencapai Rp10,6 triliun atau naik sekitar 30 persen. Sedangkan laba 2014 ditargetkan naik 25 persen atau sekitar Rp525 miliar," jelasnya, Jumat, (20/12/2013).

Omzet tersebut, lanjut dia, dihitung dari pemasukan 413 outlet di Kantor Wilayah VI yang meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat dan Ambon. Sementara nasabah per November berkisar 3,7 juta orang. Diprediksi sampai akhir tahun pertumbuhan mencapai 4,1 juta.

Sebagai penyumbang terbesar masih di unit bisnis gadai dengan dominasi hingga 93 persen dari total omzet sekitar Rp9 triliun. Selebihnya disumbang unit bisnis lainnya seperti unit usaha syariah yang meliputi gadai dan pembelian emas secara angsur, Multi Payment Online (MPO) berupa usaha remitten seperti pembayaran telefon, listrik dan lainnya.

Adapun posisi laba hingga November 2013 mencapai Rp389 miliar dari target akhir tahun Rp420 miliar yang disumbang oleh 413 outlet di Kantor Wilayah VI meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat dan Ambon.

Sementara itu, Asistem Manager Bisnis PT Pegadaian Wilayah IV, Satria Bratawijaya memaparkan, jika fluktuasi harga emas yang terjadi saat ini membuat adanya kecenderungan masyarakat dalam posisi wait and see.

Di awal tahun, Pegadaian mampu menjual sekitar 20 kilogram logam mulia perbulan, kini hanya mencapai sekitar 8-10 kilogram per bulan. Meski demikian target penjualan 2013 sebesar Rp66 miliar sudah terlampaui.

“Pencapaian kami di posisi November sudah mencapai Rp80 miliar atau sudah over target Rp14 miliar," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan untuk Sektor Alih Daya, Pegadaian dan ABADI Kolaborasi Strategis
Cuan Gede Tanpa Potongan!...
Cuan Gede Tanpa Potongan! Investasi Emas di Pegadaian Bebas PPh 22
Sinergi Pegadaian dan...
Sinergi Pegadaian dan UI Lahirkan Ruang Kreatif untuk Masa Depan
Inovasi Emas Pegadaian...
Inovasi Emas Pegadaian Buahkan Hasil: Layanan Bank Emas Cetak Kinerja Gemilang
Daftar Harga Gadai BPKB...
Daftar Harga Gadai BPKB Motor di Pegadaian, Lengkap dengan Syarat dan Caranya
Rayakan HUT ke 120,...
Rayakan HUT ke 120, Pegadaian Fokus Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved