Sulsel targetkan surplus beras tiga juta ton 2014

Minggu, 22 Desember 2013 - 16:58 WIB
Sulsel targetkan surplus...
Sulsel targetkan surplus beras tiga juta ton 2014
A A A
Sindonews.com - Kepala Dinas Pertanian Sulawesi Selatan (Sulsel), Luthfi Halide mengatakan, Sulsel menargetkan surplus beras tiga juta ton tahun depan. Pihaknya optimis target ini akan tercapai mengingat hasil panen yang memuaskan dan menggunakan jenis IP 300.

"Kita patut bersyukur, karena di Sulsel termasuk di Maros ini sudah melakukan tanam dan panen sebanyak tiga kali dalam setahun. Jadi tidak ada jedanya, habis panen tanam lagi begitu terus menerus sehingga produksi padi kita meningkat," katanya, Minggu (22/12/2013).

Meski demikian, anomali cuaca menjadi kendala dalam peningkatan produksi padi. Apalagi pada musim hujan maka produksi padi tidak terlalu bagus karena padi bukanlah tanaman air tapi tetap membutuhkan air.

Menurutnya, musim hujan mengakibatkan kandungan air sangat banyak, sedangkan pengering di Sulsel sangat sedikit. Saat ini pengering hanya ada di Kabupaten Pinrang, Bulukumba, dan Wajo. Sehingga, kabupaten seperti Maros kesulitan dan harus membawa hasil panennya ke Pinrang untuk dikeringkan.

Sementara, Wamen Pertanian Rusman Heriawan mengaku gembira dengan kesediaan Sulsel surplus beras tiga juta ton. Pasalnya, jika presiden RI menargetkan produksi nasional surplus beras 10 juta ton, maka tiga juta ton tersebut dapat diambil dari Sulsel.

Sisanya, yakni 7 juta ton bisa diambil dari provinsi lain khususnya daerah seperti Jawa dan Sumatera. Berdasarkan laporan, hasil produksi padi di Maros mencapai 9,2 ton per hektare (ha) atau 7,5 ton gabah kering giling.

"Kalau dilihat dari prestasi nasional yakni 5,1 ton per ha, maka ini prestasi menggembirakan. Apalagi dengan jenis IP 300 tentu peningkatan produksi pertanian lebih baik lagi," kata Rusman.

Luas sawah di Maros yang menggunakan jenis IP 300 mencapai 6.000 ha atau meningkat 50 persen sejak tiga tahun terakhir. Pemprov Sulsel juga meminta petani di Maros untuk memanfaatkan pematang sawah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Awas, Harga Beras Dapat...
Awas, Harga Beras Dapat Mencapai 30 Ribu per Kilo, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
10 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
47 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved