Nilai kontrak PT DI lampaui target

Selasa, 24 Desember 2013 - 14:24 WIB
Nilai kontrak PT DI...
Nilai kontrak PT DI lampaui target
A A A
Sindonews.com - Walaupun penerimaan yang diraih PT Dirgantara Indonesia (PT DI) menurun, namun nilai kontrak 2013 mencapai Rp4,4 triliun. Realisasinya sekitar 105 persen dari proyeksi awal yang ditargetkan sekitar Rp4,24 triliun.

Manajer Komunikasi PT Dirgantara Indonesia, Sonny Saleh Ibrahim mengatakan, pendapatan kontrak PT DI 60 persen berasal dari pesanan domestik dan 40 persen pesanan asing seperti Malaysia.

"Dari sisi sales, kami telah membukukan pemasukan sekitar Rp3,28 triliun atau terealisasi sekitar 96 persen dari target awal yang diharapkan mencapai Rp3,47 triliun," ungkap Sonny, Selasa (24/12/2013).

Atas pencapaian tersebut, pihaknya makin menunjukkan stabilitas kinerja perusahaan setelah terpuruk selama puluhan tahun hingga 2010. PT DI berupaya bermain pada fase stabil sembari melakukan perbaikan organisasi, mesin, dan SDM hingga 2016. Setelahnya, PT DI akan fokus melakukan efisiensi untuk menggenjot pendapatan.

Melihat pangsa pasar yang semakin menjanjikan, tahun depan PT DI optimistis mampu mencatat penerimaan pendapatan sekitar Rp4,90 triliun. Didapat dari penandatanganan kontrak senilai Rp4,91 triliun dan sales sekitar Rp4,43 triliun.

"2014 kami masih mengandalkan kontrak pengadaan alutsista pemerintah RI. 20 persen kontrak diharapkan didapat dari pesanan negara ASEAN seperti Filipina, Thailand, dan Malaysia," ungkap Sonny.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terkejut Sikap JPU,...
Terkejut Sikap JPU, Kuasa Hukum Minta Hakim Perhatikan Fakta Persidangan
KPK Panggil Komisaris...
KPK Panggil Komisaris Utama PT Asabri terkait Kasus PT DI
Telisik Korupsi PT DI,...
Telisik Korupsi PT DI, KPK Panggil 2 Komisaris PT Dirgantara Indonesia
GMF dan PTDI Jajaki...
GMF dan PTDI Jajaki Kerja Sama Perkuat Sinergi Dirgantara
Dalami Kasus Korupsi...
Dalami Kasus Korupsi PT Dirgantara Indonesia, KPK Panggil Pensiunan TNI
KPK Panggil Dirut PT...
KPK Panggil Dirut PT PAL Dalami Kasus PT DI
Berita Terkini
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
7 menit yang lalu
8 Juta Sertifikat Tanah...
8 Juta Sertifikat Tanah Gratis Bakal Diterbitkan untuk MBR, Intip Tiga Kategorinya
18 menit yang lalu
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
33 menit yang lalu
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
1 jam yang lalu
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
2 jam yang lalu
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved