Prospek Selamat Sempurna diproyeksi menjanjikan

Kamis, 02 Januari 2014 - 15:02 WIB
Prospek Selamat Sempurna...
Prospek Selamat Sempurna diproyeksi menjanjikan
A A A
Sindonews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memproyeksikan PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) pada tahun ini memiliki prospek yang menjanjikan seiring meningkatnya pertumbuhan penjualan mobil.

Analis Pefindo Guntur Tri Hariyanto mengatakan, meski pertumbuhan ekonomi domestik diperkirakan akan turun di bawah 6 persen karena diterpa isu defisit transaksi berjalan, tingginya inflasi dan depresiasi rupiah, namun penjualan mobil akan sama dengan tahun lalu atau sekitar 1,2 juta unit.

"Program LCGC (low cost green car) diharapkan dapat meningkatkan volume penjualan mobil, dimana pada November sudah terjual hampir 37.000 unit," kata dia dalam risetnya, Kamis (2/1/2013).

Di samping itu, menurut Guntur, kegiatan investasi emiten yang bergerak di bidang suku cadang automotif ini cenderung meningkat. Pada 2012-2013, perseroan melakukan investasi Rp237 miliar.

Pada tahun itu, perseroan mengakuisisi perusahaan afiliasinya yang memproduksi karoseri, PT Hydraxle Perkasa (HP) dan tahun lalu kembali mengakuisisi perusahaan afiliasi lainnnya, yakni PT Selamat Sempana Perkasa (SSP) yang merupakan pemasok komponen karet dan lainnya dan PT Prapat Tungga Cipta (PTC) yang menjadi distributor tunggal SMSM di pasar domestik.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, akusisi SSP dan PTC memberi kontribusi sekitar 5 persen terhadap pendapatan dan 8 persen untuk laba bersih perusahaan.

Selain itu, perseroan juga berencana memperluas segmen pasar konstruksi bekerja sama dengan Sueyoshi Co Ltd untuk memproduksi tangki bahan bakar dan tangki hidrolik untuk segmen konstruksi.

"Kami mengekspektasikan SMSM akan meneruskan pertumbuhan pendapatan yang positif, meski pertumbuhan tahun ini terutama dengan cara anorganik," ujar dia.

Sementara dengan membaiknya ekonomi global, terutama Amerika Serikat (AS) dan negara berkembang di Asia, dia memperkirakan, penjualan ekspor akan tumbuh 8 persen pada tahun ini. Sedangkan di pasar domestik, LCGC akan mendorong penjualan suku cadang mobil SMSM di tengah memanasnya suhu politik di Tanah Air. Pefindo optimistis industri automotif Tanah Air masih tetap terjaga.

"Kami percaya bisnis SMSM memiliki msa depan yang cerah dengan berbagai peluang di depan, terlebih didukung kemampuan dalam mengelola lingkungan bisnis yang menguntungkan," tutur dia.

Hingga penghujung 2013, Pefindo memproyeksikan SMSM bisa membukukan penjualan sebesar Rp2,33 triliun dengan laba bersih Rp261 miliar. Kinerja ini meningkat dibanding tahun sebelumnya, dimana SMSM membukukan penjualan Rp2,16 triliun dengan laba bersih Rp233 miliar.

Sementara pada tahun ini, Pefindo memprediksi bahwa SMS bisa membukukan penjualan mencapai Rp2,59 triliun, dengan laba bersih meningkat menjadi Rp405 miliar.

Harga saham perseroan untuk 12 bulan diperkirakan akan berada pada kisaran Rp3.500-3.800 per saham. Pada perdagangan hari ini, harga SMSM dibuka pada level Rp3.550 per saham dan pada pukul 15.00 WIB, harga saham perseroan meningkat menjadi Rp3.625 per saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perkuat Industri Nikel,...
Perkuat Industri Nikel, Hillcon Lepas 442,300 Juta Saham ke Publik
Pencatatan Saham Perdana...
Pencatatan Saham Perdana PT Trimegah Bangun Persada Tbk di BEI
Saham KPIG Naik 33%,...
Saham KPIG Naik 33%, Pasar Merespon Positif RUPS PT MNC Land Tbk
Saham BSI Berpotensi...
Saham BSI Berpotensi Tembus Rp3.900, Strategi Agresif Jadi Penopang
Ini Perbedaan Perusahaan...
Ini Perbedaan Perusahaan Tbk dan Non-Tbk, Sudah Tahu Belum?
Analis Prediksi Saham...
Analis Prediksi Saham GOTO Jadi Beban, IHSG Bakal Bergerak di Kisaran 7.024-7.180
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
11 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Selamat Jalan Budayawan...
Selamat Jalan Budayawan Ridwan Saidi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved