Thailand gonjang-ganjing, Mitsubishi optimis suplai aman
Rabu, 08 Januari 2014 - 16:54 WIB
Thailand gonjang-ganjing, Mitsubishi optimis suplai aman
A
A
A
Sindonews.com - Kondisi politik Thailand yang tidak stabil karena polemik tidak akan berpengaruh pada suplai mobil-mobil Mitsubishi di Indonesia. Menurut Operating General Manager PT Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) Motors, Duljatmono, kondisi tersebut belum memberikan efek yang berbahaya bagi industri automotif Thailand.
“Saat ini KTB mengimpor beberapa mobil Mitsubishi dari Thailand seperti Pajero Sport, Mirage dan Triton. Hingga kini kami belum merasakan adanya dampak tertentu dari kondisi sosial politik yang terjadi di Thailand,” tegasnya di kantor PT KTB, Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (8/1/2014).
Dia mengakui saat ini situasi sosial dan politik Thailand memang sudah semakin tidak stabil. Namun dia optimistis apa yang terjadi di Thailand bisa mendapatkan titik temu dengan cepat. Kalaupun kondisi di Thailand akhirnya berpengaruh pada suplai mobil-mobil Mitsubishi, PT KTB sudah cukup berpengalaman mengalami kendala tersebut.
“Kami berkaca pada kondisi ketika Thailand mengalami bencana banjir beberapa tahun yang lalu. Waktu itu suplai sama sekali terhenti dari Thailand. Namun kami berhasil mengatasi minimnya suplai mobil dan spare part karena kami memiliki cadangan,” ujar Duljatmono.
Dia mengatakan, stok cadangan yang dimiliki oleh Mitsubishi bisa memenuhi kebutuhan selama 3 bulan ke depan. “Semoga saja apa yang terjadi di Thailand tidak akan berimbas ke industri automotif di sana,” harapnya.
“Saat ini KTB mengimpor beberapa mobil Mitsubishi dari Thailand seperti Pajero Sport, Mirage dan Triton. Hingga kini kami belum merasakan adanya dampak tertentu dari kondisi sosial politik yang terjadi di Thailand,” tegasnya di kantor PT KTB, Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (8/1/2014).
Dia mengakui saat ini situasi sosial dan politik Thailand memang sudah semakin tidak stabil. Namun dia optimistis apa yang terjadi di Thailand bisa mendapatkan titik temu dengan cepat. Kalaupun kondisi di Thailand akhirnya berpengaruh pada suplai mobil-mobil Mitsubishi, PT KTB sudah cukup berpengalaman mengalami kendala tersebut.
“Kami berkaca pada kondisi ketika Thailand mengalami bencana banjir beberapa tahun yang lalu. Waktu itu suplai sama sekali terhenti dari Thailand. Namun kami berhasil mengatasi minimnya suplai mobil dan spare part karena kami memiliki cadangan,” ujar Duljatmono.
Dia mengatakan, stok cadangan yang dimiliki oleh Mitsubishi bisa memenuhi kebutuhan selama 3 bulan ke depan. “Semoga saja apa yang terjadi di Thailand tidak akan berimbas ke industri automotif di sana,” harapnya.
(gpr)