Shell perkirakan laba perusahaan 2013 anjlok

Jum'at, 17 Januari 2014 - 17:00 WIB
Shell perkirakan laba...
Shell perkirakan laba perusahaan 2013 anjlok
A A A
Sindonews.com - Shell mengeluarkan peringatan penurunan keuntungan yang parah akibat membengkaknya biaya eksplorasi, tekanan di industri minyak dan gangguan terhadap produksi di Nigeria hingga membuat saham mereka turun tajam.

Laba pada current cost of supplies (CCS) dasar atau biaya akuntansi saat ini, ditetapkan merosot 70 persen menjadi USD2,2 miliar dalam tiga bulan hingga Desember, dari USD7,3 miliar pada tahun sebelumnya.

Sepanjang 2013, keuntungan CCS diperkirakan akan tenggelam sebesar 38 persen menjadi sekitar USD16,8 miliar. Angka-angka suram ini menyebabkan harga saham Shell turun tajam dalam transaksi pagi di perdagangan London.

"Pendapatan Shell pada kuartal keempat 2013 sangat dipengaruhi oleh kondisi lemah di industri produk hilir, biaya eksplorasi yang lebih tinggi dan volume hulu yang lebih rendah," kata perusahaan yang terdaftar di London itu, seperti dilansir dari AFP, Jumat (17/1/2014).

Tidak termasuk satu kali item , keuntungan CCS tenggelam menjadi USD2,9 miliar pada kuartal keempat, turun dari USD5,6 miliar pada periode yang sama 2012.

"Kinerja kami 2013 tidak sesuai yang saya harapkan di Shell," kata Kepala Eksekutif Shell, Ben van Beurden.

"Fokus kami akan meningkatkan hasil keuangan Shell, mencapai efisiensi modal yang lebih baik dan terus memperkuat kinerja operasional dan pengiriman proyek," jelasnya.

Laba bersih ditetapkan terjun sebesar 73 persen menjadi USD1,8 miliar pada kuartal keempat 2013, dibandingkan dengan hasil tahun sebelumnya.

Laba bersih tahunan diperkirakan turun sebesar 38,5 persen menjadi USD16,4 miliar pada 2013, dari USD26,7 miliar pada 2012.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pentingnya Budaya Perusahaan...
Pentingnya Budaya Perusahaan Berkelanjutan di Era Kompetisi Global
Implementasi Pajak Minimum...
Implementasi Pajak Minimum Global di Indonesia: Mekanisme dan Strateginya
10 Perusahaan Tambang...
10 Perusahaan Tambang Raksasa Penggerak Industri Global dengan Pendapatan Rp9.800 Triliun
5 Perusahaan Multinasional...
5 Perusahaan Multinasional Bergengsi Rekomendasi untuk Fresh Graduate
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Pertamina Torehkan Nama...
Pertamina Torehkan Nama di Daftar Fortune Global 500 Tahun 2021
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
11 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Reputasi Global Israel...
Reputasi Global Israel Anjlok dalam Indeks Soft Power
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved