Potensi kredit macet di Sulsel Rp2,5 T

Selasa, 21 Januari 2014 - 14:13 WIB
Potensi kredit macet...
Potensi kredit macet di Sulsel Rp2,5 T
A A A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) Wilayah I Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) menemukan potensi kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) perbankan di Sulawesi Selatan (Sulsel) mencapai Rp2,5 triliun dari total penyaluran Rp78,75 triliun.

Deputi Kepala Perwakilan BI Wilayah I Sulampua Grup Ekonomi dan Keuangan, Causa Iman Karana mengatakan, dari potensi tersebut ada dua sektor yang menjadi penyumbang tertinggi, masing-masing di bidang pertanian dan pertambangan.

Untuk pertanian dari total penyaluran Rp1,3 triliun, NPL pada posisi 11 persen atau Rp148 miliar. Sementara sektor pertambangan dari total penyaluran Rp578 miliar, NPL pada posisi 11 persen atau Rp68 miliar.

"Sektor ini memang memiliki tingkat risiko tinggi. Sektor pertanian misalnya banyak ditentukan faktor alam di luar kendali manusia. Makanya NPL berada di posisi yang jauh dari angka ambang sehat 5 persen," ungkapnya kepada Koran Sindo di ruang kerjanya, Selasa (21/1/2014).

Meski demikian, lanjut dia, BI terus mendorong perbankan agar dapat mengucurkan kreditnya di sektor ini. Sebab pertanian merupakan penyanggah ekonomi Sulsel.

Causa mengatakan, BI mempunyai program cluster pertanian dengan menggandeng perbankan. Misalnya pengembangan rumput laut di Bulukumba dan Takalar. Selain itu, mendorong sektor pertanian yang terkait dengan ketahanan pangan secara luas dengan fasilitas pembiayaan perbankan.

Selain itu, daerah pun diminta mengembangkan penelitian komoditi unggulan yang disampaikan kepada perbankan. "Kita juga berharap dengan adanya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) fungsi pengawasan terus ditingkatkan serta mampu mengevaluasi lemahnya debitur di mana. Kami dari BI pasti membantu," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank Naik di Agustus 2023, BI Ungkap Penyebabnya
BI Prediksi Pertumbuhan...
BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Sisa 2024 Tetap Berada di Kisaran 10-12 Persen
Permintaan Kredit Pelaku...
Permintaan Kredit Pelaku Usaha Masih Lemas, BI: Dana Belum Cair Rp2.374,8 Triliun
Awas, BI Kasih Peringatan...
Awas, BI Kasih Peringatan Perlambatan Kredit Masih Akan Terjadi
Kualitas Kredit Membaik,...
Kualitas Kredit Membaik, Bank Mandiri Catat Penurunan NPL 1,36%
Penyaluran Kredit BRI...
Penyaluran Kredit BRI Tembus Rp922,97 Triliun, Paling Gede Buat UMKM
Berita Terkini
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
5 menit yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
47 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved