Pencairan anggaran bencana alam tidak akan dipersulit

Selasa, 21 Januari 2014 - 18:42 WIB
Pencairan anggaran bencana...
Pencairan anggaran bencana alam tidak akan dipersulit
A A A
Sindonews.com - Terkait dengan banyaknya bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah pada awal 2014 ini, Menteri Keuangan (Menkeu) M Chatib Basri berjanji akan memprioritaskan anggaran dana bencana, dan akan memastikan tidak ada hal yang akan mempersulit pencairan anggaran bencana alam yang diajukan pihak terkait.

"Kita siapin untuk itu (bencana) dan sudah dialokasikan untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Artinya gini, tapi memang kita harus kasih prioritas untuk itu. Prosesnya cepat," ujar Chatib dikutip dari situs Setkab, Selasa (21/1/2014).

Namun Chatib mengingatkan, pencairan yang cepat bisa dilakukan sepanjang dokumennya lengkap. Selain itu, anggaran yang akan dicairkan harus sudah ada persetujuan dari DPR-RI.

"Anggaran cepat, kalau semua dokumennya lengkap. Yang kadang-kadang masalah dokumennya tidak lengkap, kalau dokumen tidak lengkap dibilang kita nggak mau keluarin uang. Selain itu, kementerian atau lembaga datang tapi belum ada persetujuan DPR atau Komisi. Kita enggak bisa keluarin kalau belum ada persetujuan Komisi," jelas Chatib.

Meski demikian, Chatib menjamin proses pencairan anggaran tidak akan berlarut-larut. Hal tersebut telah dibuktikan pada saat pencairan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

"BLSM, dulu DPR setuju APBN-P pada 17 Juni, 22 Juni-nya sudah bisa keluar, itu karena sudah lengkap datanya," jelasnya.

Menurut Chatib, BNPB biasanya mengajukan permintaan dan kajian mengenai studi dampak. Dalam studi itu, akan ada rincian jumlah dana yang diperlukan. "Dari BNPB-nya dulu yang akan minta," ujarnya.

Seperti diketahui, pemerintah dalam APBN 2014 telah menganggarkan Rp3 triliun untuk dana cadangan bencana alam tahun 2014. Dari jumlah tersebut, Rp1,5 triliun merupakan dana yang sudah siap ditarik.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
8 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
9 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
11 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
12 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
13 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
15 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved