Wal-Mart pangkas 2.300 karyawan

Sabtu, 25 Januari 2014 - 13:55 WIB
Wal-Mart pangkas 2.300...
Wal-Mart pangkas 2.300 karyawan
A A A
Sindonews.com - Perusahaan pengecer terbesar di dunia, Wal-Mart Stores Inc (WMT.N) melakukan pemangkasan karyawan sebanyak 2.300 orang atau sekitar 2 persen dari total karyawan di Sam's Club. Ini merupakan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan terbesar sejak 2010.

Juru bicara Wal-Mart Bill Durling mengatakan bahwa pemangkasan karyawan tersebut dilakukan mulai pekerja paruh waktu hingga posisi asisten manajer. Karyawan yang terkena PHK tersebut, dia memastikan akan mendapatkan pesangon.

"Kami berusaha untuk menyeimbangkan sumber daya kami," kata dia dilansir Reuters, Sabtu (25/1/2014).

Sementara itu, Wal-Mart akan melaporkan kinerja kuartalan pada 20 Februari 2014. Semalam, saham Wal-Mart ditutup melemah 0,7 persen menjadi USD74,42.

Sementara itu, akibat lesunya pendapatan di musim liburan akhir tahun lalu menyebabkan perusahaan pengecer lainnya di Amerika Serikat, seperti Macy Inc (MN), JC Penney Co Inc (JCP.N) dan Target Corp (TGT.N) melakukan PHK.

Macy menyatakan memangkas 2.500 pekerja, tetapi akan menambah posisi untuk mengembangkan bisnis online. Sedangkan JP Penney menutup 33 toko dan memangkas 2.000 pekerja sebagai upaya untuk mendapatkan keuntungan.

Sementara Target memangkas 475 pekerja di kantor pusat dan cabang di Minnesota serta tidak akan mengisi 700 posisi kosong di seluruh dunia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Klaim Pengangguran AS...
Klaim Pengangguran AS Ditaksir Capai 20 Juta Orang Imbas Corona
Ekonomi AS Diperkirakan...
Ekonomi AS Diperkirakan Mulai Pulih di Paruh Kedua 2020
Tujuh Kebijakan Ekonomi...
Tujuh Kebijakan Ekonomi yang Akan Diambil Joe Biden
Ekonomi AS Panas Dingin...
Ekonomi AS Panas Dingin Diterpa Panasnya Suasana Pemilihan Presiden
Wall Street Ditutup...
Wall Street Ditutup Jatuh Terseret Pelemahan Saham Keuangan
Aliran Modal Keluar...
Aliran Modal Keluar Terbesar dalam 40 Tahun, Bank-bank AS Kehilangan Rp7.003 Triliun
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
10 Perusahaan Tekstil...
10 Perusahaan Tekstil yang PHK Karyawan di Awal 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved