Jiwasraya targetkan pertumbuhan premi 30%

Senin, 03 Februari 2014 - 19:26 WIB
Jiwasraya targetkan...
Jiwasraya targetkan pertumbuhan premi 30%
A A A
Sindonews.com - PT Asuransi Jiwasraya menargetkan dapat menggenjot pendapatan premi tahun ini sebesar 30 persen menjadi Rp9,8 triliun. Salah satu strategi perseroan yaitu dengan memperkuat produk bancassurance dengan menggandeng perbankan.

Direktur Utama Jiwasraya, Hendrisman Rahim mengatakan, tahun ini perseroan menargetkan 20 persen atau Rp2 triliun disumbangkan produk bancassurance atau bekerja sama dengan bank. Pada 2013, perseroan berhasil mencatat premi hingga Rp1,59 triliun dari produk bancassurance.

"Kami optimis, mengincar pertumbuhan premi minimal 30 persen tahun ini. Hal ini didukung oleh bancassurance," ujar dia dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (3/2/2014).

Perseroan telah menggandeng Bank Victoria dalam memasarkan produk endowment 'VIP Super Plan' yang dijamin dengan jangka waktu satu tahun. Produk ini akan menyasar nasabah premium karena menggabungkan asuransi jiwa dan produk investasi.

Investasi produk ini akan ditempatkan pada reksa dana atau obligasi dengan tingkat suku bunga yang tetap. "Manfaat proteksinya hingga Rp5 miliar dan jika dilanjutkan maka masih memberikan proteksi hingga lima tahun. Return dalam penjualan awal mencapai 10,5 persen dan ke depan akan dikoreksi mengikuti kondisi pasar," jelasnya.

Dia mengaku optimis ke depan permintaan pasar asuransi masih akan baik. Hal ini diperkuat dengan bermitra bersama bank, institusi keuangan yang jauh lebih besar dari asuransi.

"Kami menargetkan akan menggandeng dua bank lagi untuk menggenjot banccassurance. Produk unit link dan tradisional juga akan semakin dikembangkan. Setidaknya ada lima produk baru tahun ini," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya akan meningkatkan kontribusi produk asuransi dengan premi berkala menjadi 60 persen. Saat ini, produk asuransi premi tunggal atau single premi masih dominan sebanyak 55 persen terhadap total pendapatan premi perusahaan.

Hal ini disebabkan penempatan dana produk asuransi jiwa dengan premi tunggal cenderung untuk jangka pendek. "Berbeda halnya dengan premi berkala yang berorientasi jangka panjang. Namun ini menandakan pasar segmen premium masih sangat tinggi," ujarnya.

Karena itu, pihaknya akan mendongkrak untuk merilis produk asuransi jiwa unitlink dan tradisional. Penjualan produknya akan melalui kerja sama perbankan.

"Kami mengandalkan employee benefit tahun ini. Mayoritas produk baru nantinya kemungkinan untuk melayani proteksi. Sedangkan satu disiapkan untuk asuransi mikro," pungkas Hendrisman.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Restrukturisasi Polis...
Restrukturisasi Polis Jiwasraya Ditarget Rampung Bulan Mei
Minta Dananya Cair,...
Minta Dananya Cair, Puluhan Nasabah Geruduk Kantor Jiwasraya
Mantan Dirut Jiwasraya...
Mantan Dirut Jiwasraya Divonis Seumur Hidup, Nasabah Engga Puas: Ingin Duit Kembali
Nasabah Jiwasraya Dapat...
Nasabah Jiwasraya Dapat Kabar Baik, Polis Dialihkan ke IFG Life
Nasabah Antusias, Ratusan...
Nasabah Antusias, Ratusan Ribu Pemegang Polis Jiwasraya Ikut Program Restrukturisasi
Pengembalian Dana Jiwasraya...
Pengembalian Dana Jiwasraya oleh MI Bisa Menjadi Masalah
Berita Terkini
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
36 menit yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
1 jam yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
1 jam yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
2 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved