Rupiah berpotensi bergerak positif

Selasa, 11 Februari 2014 - 08:36 WIB
Rupiah berpotensi bergerak...
Rupiah berpotensi bergerak positif
A A A
Sindonews.com - Bila Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik memerah, tidak halnya dengan rupiah yang lajunya justru mulai menunjukkan tren penguatan atas dolar Amerika Serikat (USD) setelah merespon positif sejumlah data ekonomi yang ada.

"Jika di akhir pekan kemarin, laju rupiah di zona merah, kali ini laju rupiah berhasil kembali menghijau di awal pekan setelah terimbas rilis kenaikan indeks consumer confidence, sehingga melengkapi rilis data-data positif makro ekonomi Indonesia beberapa hari sebelumnya," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Selasa (11/2/2014).

Padahal, lanjut Reza, terdapat sentimen negatif dari laju poundsterling yang melemah dengan indikasi BoE akan tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuannya di level rendah.

Sementara itu, sentimen negatif juga datang dari dolar Australia (AUD) yang terdepresiasi seiring ekspektasi pengangguran Australia akan meningkat, begitu juga perkiraan apresiasi yen seiring kabar penurunan industrial production beberapa negara Eropa, sehingga meningkatkan aset safe heaven.

Pada hari ini laju rupiah diproyeksi kembali melanjutkan tren positifnya yang akan tercermin dari lajunya yang masuk di zona hijau.

"Laju rupiah di atas support Rp12.182. Rentang rupiah di kisaran Rp12.172-12.158 mengacu kurs tengah BI," pungkasnya.

Kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada di level Rp12.166 per USD atau menguat 10 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp12.176 per USD.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg ditutup pada level Rp12.173 per USD. Posisi ini terdepresiasi 12 poin dibanding hari Jumat (7/2/2014) di level Rp12.161 per USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
41 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
51 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved