Lutfi siapkan program-program di injury time

Jum'at, 14 Februari 2014 - 17:59 WIB
Lutfi siapkan program-program...
Lutfi siapkan program-program di injury time
A A A
Sindonews.com - Di hari perdananya menjabat sebagai Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menyatakan akan berupaya keras menstabilkan harga dan pasokan sejumlah produk pangan yang sempat terganggu akibat sejumlah bencana yang sempat terjadi belakangan ini.

Pernyataan tersebut, terutama merespon laporan dari Sekretaris Jendral Kementerian Perdagangan, Gunaryo yang menyebutkan sejumlah komoditi pangan seperti cabai mengalami kenaikan harga akibat bencana alam yang terjadi.

"Pak Sekjen mengatakan ada musibah gunung meletus, masalah cabai sudah ada di depan mata," kata Lutfi di Kantor Kementerian Perdagangan, Jumat (14/2/2014).

Ia menyadari waktu yang ia punya sebagai menteri perdagangan tidak banyak mengingat pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 akan segera terselenggara.

"Saya sadar tugas saya banyak dan ini menjadi sesuatu yang kita mau kerjakan. Kita akan dengar dulu dalam satu sampai dua hari ini mana yang menjadi prioritas dan mesti kita kerjakan dalam waktu singkat. Saya kira ini injury time, kalau lengah kebobolan dan tetap kebobolan dan kalau bisa membobolkan ya bisa membobolkan jadi kita coba," paparnya.

Untuk itu, diterangkannya, pihaknya telah menyiapkan sejumlah program khusus yang diyakini cukup ampuh untuk menyelesaikan masalah-masalah klasik seperti ketersediaan pangan dan pengamanan jalur distribusi.

"Idenya adalah bisa menjaga inflasi karena terganggunya jalur distribusi, apalagi situasi alam tidak bersahabat. Dan juga menggenjot ekspor. Pokoknya ini yang saya coba petakan. Minta tolong, ini jarang-jarang sekali pergi ke kantor hari Sabtu tapi untuk perkenalan, pemetaan permasalahan, mungkin minggu depan sudah ketemu 1, 2, 3 mesti diselesaikan," pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
12 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
49 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved