CTRA akan terbitkan obligasi Rp500 M di Q1/2014
Rabu, 19 Februari 2014 - 09:25 WIB
CTRA akan terbitkan obligasi Rp500 M di Q1/2014
A
A
A
Sindonews.com - Guna mendukung pendanaan sejumlah aksinya pada tahun ini, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) tengah mengkaji rencana penerbitan surat utang atau obligasi pada kuartal I/2014.
Direktur Keuangan Ciputra Development Tulus Santosa mengatakan, melalui penerbitan obligasi tersebut, pihaknya membidik perolehan dana segar hingga Rp500 miliar.
"(Penerbitan obligasi) kuartal tahun ini lah, tunggu saja," ujar Tulus, Selasa (18/2/2014) malam.
Dana hasil obligasi tersebut, kata dia akan digunakan sebagai penyertaan modal bagi anak usahanya yang bergerak di bidang real estate. Sayangnya, saat disinggung perihal anak usahanya tersebut, Tulus enggan berkomentar.
"Adalah, anak usaha kami bergerak di real estate. Nanti hasil obligasinya untuk ke situ (anak usaha)," ujar dia.
Sementara untuk mendukung kinerja sepanjang tahun ini, perseroan telah menyiapkan alokasi dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp1,5 triliun.
Bila dibandingkan dengan alokasi tahun sebelumnya, Tulus mengakui, nilai capex tahun ini mengalami penurunan sekitar 20 persen dari tahun sebelumnya senilai Rp2 triliun. Hal ini lantaran, ada sejumlah proyek yang investasinya telah dilakukan pada tahun lalu.
"Sumber dananya lebih banyak pinjaman dan ada internal kami. Ini untuk pengembangan dan pembangunan Ciputra World II," pungkas dia.
Direktur Keuangan Ciputra Development Tulus Santosa mengatakan, melalui penerbitan obligasi tersebut, pihaknya membidik perolehan dana segar hingga Rp500 miliar.
"(Penerbitan obligasi) kuartal tahun ini lah, tunggu saja," ujar Tulus, Selasa (18/2/2014) malam.
Dana hasil obligasi tersebut, kata dia akan digunakan sebagai penyertaan modal bagi anak usahanya yang bergerak di bidang real estate. Sayangnya, saat disinggung perihal anak usahanya tersebut, Tulus enggan berkomentar.
"Adalah, anak usaha kami bergerak di real estate. Nanti hasil obligasinya untuk ke situ (anak usaha)," ujar dia.
Sementara untuk mendukung kinerja sepanjang tahun ini, perseroan telah menyiapkan alokasi dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp1,5 triliun.
Bila dibandingkan dengan alokasi tahun sebelumnya, Tulus mengakui, nilai capex tahun ini mengalami penurunan sekitar 20 persen dari tahun sebelumnya senilai Rp2 triliun. Hal ini lantaran, ada sejumlah proyek yang investasinya telah dilakukan pada tahun lalu.
"Sumber dananya lebih banyak pinjaman dan ada internal kami. Ini untuk pengembangan dan pembangunan Ciputra World II," pungkas dia.
(rna)
Lihat Juga :