Indomobil Multi Jasa akhirnya bukukan laba Rp121 M
Senin, 03 Maret 2014 - 15:50 WIB
Indomobil Multi Jasa akhirnya bukukan laba Rp121 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) pada tahun lalu berhasil membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp121,33 miliar. Sementara pada 2012, perseroan mencatat rugi tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp66,02 juta.
Dalam laporan keuangan perseroan, Senin (3/3/2012) terungkap bahwa capaian positif pada tahun lalu didukung naiknya pendapatan, turunnya beban penjualan dan beban operasi lainnya serta naiknya pendapatan operasi lain.
Pendapatan perseroan pada tahun lalu mencapai Rp1,47 triliun, naik 21,49 persen dibanding 2012 senilai Rp1,21 triliun. Naiknya pendapatan diikuti meningkatnya beban pokok pendapatan dari Rp621,2 miliar menjadi Rp808,74 miliar.
Sementara laba bruto pada akhir tahun lalu tercatat Rp665,23 miliar, naik dibanding tahun sebelumnya Rp592,26 miliar. Adapun, beban penjualan menurun menjadi Rp83,24 miliar dari Rp95,34 miliar. Beban operasi lain berhasil ditekan menjadi hanya Rp226,59 juta pada akhir tahun lalu. Angka ini berkurang 1.586,7 persen dibanding 2012 sebesar Rp3,82 miliar.
Pendapatan operasi lain tercatat naik menjadi Rp136,43 miliar dari Rp116,54 miliar. Meski beban umum dan administrasi naik menjadi Rp452,16 miliar dari Rp413,48 miliar, laba operasi perseroan tercatat bertambah menjadi Rp266,04 miliar dari Rp196,15 miliar.
Sementara laba per saham dasar dari laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat menjadi Rp34 per saham dibanding tahun sebelumnya tercatat rugi Rp15 per saham.
Total aset perseroan mencapai Rp8,3 triliun pada akhir tahun lalu, naik dibanding tahun sebelumnya senilai Rp5,68 triliun. Adapun, total pinjaman juga meningkat menjadi Rp6,69 triliun dari Rp4,46 triliun.
Dalam laporan keuangan perseroan, Senin (3/3/2012) terungkap bahwa capaian positif pada tahun lalu didukung naiknya pendapatan, turunnya beban penjualan dan beban operasi lainnya serta naiknya pendapatan operasi lain.
Pendapatan perseroan pada tahun lalu mencapai Rp1,47 triliun, naik 21,49 persen dibanding 2012 senilai Rp1,21 triliun. Naiknya pendapatan diikuti meningkatnya beban pokok pendapatan dari Rp621,2 miliar menjadi Rp808,74 miliar.
Sementara laba bruto pada akhir tahun lalu tercatat Rp665,23 miliar, naik dibanding tahun sebelumnya Rp592,26 miliar. Adapun, beban penjualan menurun menjadi Rp83,24 miliar dari Rp95,34 miliar. Beban operasi lain berhasil ditekan menjadi hanya Rp226,59 juta pada akhir tahun lalu. Angka ini berkurang 1.586,7 persen dibanding 2012 sebesar Rp3,82 miliar.
Pendapatan operasi lain tercatat naik menjadi Rp136,43 miliar dari Rp116,54 miliar. Meski beban umum dan administrasi naik menjadi Rp452,16 miliar dari Rp413,48 miliar, laba operasi perseroan tercatat bertambah menjadi Rp266,04 miliar dari Rp196,15 miliar.
Sementara laba per saham dasar dari laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat menjadi Rp34 per saham dibanding tahun sebelumnya tercatat rugi Rp15 per saham.
Total aset perseroan mencapai Rp8,3 triliun pada akhir tahun lalu, naik dibanding tahun sebelumnya senilai Rp5,68 triliun. Adapun, total pinjaman juga meningkat menjadi Rp6,69 triliun dari Rp4,46 triliun.
(rna)
Lihat Juga :