Sido Muncul bukukan laba tahun lalu Rp405,9 M
Rabu, 12 Maret 2014 - 12:35 WIB
Sido Muncul bukukan laba tahun lalu Rp405,9 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) sepanjang tahun lalu membukukan laba bersih sebesar Rp405,94 miliar. Angka ini naik 4,75 persen dibanding 2012 senilai Rp387,54 miliar.
Dalam laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/3/2014) terungkap bahwa naiknya laba bersih tersebut ditopang turunnya beban pokok, naiknya pendapatan keuangan maupun pendapatan lain-lain, meski penjualan tercatat turun tipis.
Penjualan perseroan pada akhir tahun lalu tercatat sebesar Rp2,37 triliun atau turun 0,84 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp2,39 triliun. Sementara beban pokok berhasil dikurangi menjadi Rp1,36 triliun dari Rp1,47 triliun.
Akibatnya, laba kotor perusahaan meningkat menjadi Rp1,01 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp920,65 miliar. Sedangkan, beban penjualan dan pemasaran tercatat meningkat menjadi Rp341,46 miliar dari Rp336,69 miliar, beban umum dan administrasi juga melonjak menjadi Rp152,91 miliar dari Rp79,6 miliar.
Selain itu, beban keuangan naik menjadi Rp13,26 miliar dari Rp708 juta dan beban lain-lain bertambah menjadi Rp78,97 miliar dari Rp2,56 miliar. Meski begitu, perseroan berhasil menambah pendapatan keuangan menjadi Rp134,6 miliar dari Rp8,49 miliar, pendapatan lain-lain melesat menjadi Rp23,87 miliar dari Rp4,04 miliar.
Adapun, jumlah aset perseroan tercatat meningkat menjadi Rp2,95 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp2,15 triliun. Pada tahun lalu, perseroan juga berhasil menurunkan total utangnya menjadi Rp326,05 miliar dari Rp846,35 miliar.
Dalam laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/3/2014) terungkap bahwa naiknya laba bersih tersebut ditopang turunnya beban pokok, naiknya pendapatan keuangan maupun pendapatan lain-lain, meski penjualan tercatat turun tipis.
Penjualan perseroan pada akhir tahun lalu tercatat sebesar Rp2,37 triliun atau turun 0,84 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp2,39 triliun. Sementara beban pokok berhasil dikurangi menjadi Rp1,36 triliun dari Rp1,47 triliun.
Akibatnya, laba kotor perusahaan meningkat menjadi Rp1,01 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp920,65 miliar. Sedangkan, beban penjualan dan pemasaran tercatat meningkat menjadi Rp341,46 miliar dari Rp336,69 miliar, beban umum dan administrasi juga melonjak menjadi Rp152,91 miliar dari Rp79,6 miliar.
Selain itu, beban keuangan naik menjadi Rp13,26 miliar dari Rp708 juta dan beban lain-lain bertambah menjadi Rp78,97 miliar dari Rp2,56 miliar. Meski begitu, perseroan berhasil menambah pendapatan keuangan menjadi Rp134,6 miliar dari Rp8,49 miliar, pendapatan lain-lain melesat menjadi Rp23,87 miliar dari Rp4,04 miliar.
Adapun, jumlah aset perseroan tercatat meningkat menjadi Rp2,95 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp2,15 triliun. Pada tahun lalu, perseroan juga berhasil menurunkan total utangnya menjadi Rp326,05 miliar dari Rp846,35 miliar.
(rna)
Lihat Juga :