Lutfi minta kinerja ekspor ditingkatkan

Rabu, 12 Maret 2014 - 12:45 WIB
Lutfi minta kinerja...
Lutfi minta kinerja ekspor ditingkatkan
A A A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan (Mendag), M Lutfi mengatakan, perlu adanya perhatian dalam upaya peningkatan ekspor Indonesia. Karena itulah, hari ini pihaknya melakukan rapat kerja hari ini.

"Rapat kerja Kemendag 2014 ini memiliki arti strategis bagi kesiapan sektor perdagangan Indonesia menghadapi persaingan yang sangat ketat dalam perkembangan perekonomian dunia yang sangat cepat," kata dia saat pembukaan Raker Kemendag 2014 di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (12/3/2014).

Menurutnya, poin penting yang menjadi pokok bahasan dalam raker ini, terkait perhatian terhadap peningkatan ekspor, stabilisasi harga bahan pokok, konsumen cerdas, diplomasi perdagangan internasional, serta kesiapan Indonesia menuju implementasi ASEAN Economic Community (AEC).

Dia menjelaskan, untuk meningkatkan kinerja ekspor Indonesia, perlu dibahas mengenai strategi peningkatan ekspor. Meliputi diversifikasi produk ekspor utama, peningkatan produk bernilai tambah, adaptasi produk, serta diversifikasi pasar ekspor.

"Diversifikasi pasar ekspor dilakukan melalui program misi pembelian (buying mission) dan misi dagang ke Afrika Selatan, Amerika Latin, Eropa Timur, Asia Selatan, dab Timur Tengah. Serta melakukan penguatan citra Indonesia melalui promosi dan nation branding," terangnya.

Lutfi telah menginstruksikan kepada perwakilan perdagangan di KBRI untuk memutuskan langkah antisipatif dan taktik melalui market intelligence di masing-masing negara.

"Peran stakeholder juga diperlukan untuk membuat strategi bersama Kemendag dalam meningkatkan ekspor produk bernilai tambah," ujarnya.

Karena itu, yang menjadi prioritas adalah proses transformasi industrialisasi ke arah industri berbasis nilai tambah tinggi secara gradual.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved