Pertagas tertarik ikut lelang jaringan distribusi gas
Rabu, 12 Maret 2014 - 16:40 WIB
Pertagas tertarik ikut lelang jaringan distribusi gas
A
A
A
Sindonews.com - Direktur PT Pertamina Gas (Pertagas) Niaga Jugi Prajogo berkomitmen akan mengikuti lelang jaringan pipa gas Badan Pengatur Hilir Minyak Dan Gas (BPH Migas) setelah kajian rampung.
“Untuk saat ini belum bisa berkomentar banyak, tapi yang jelas kami akan ikut lelang,” kata dia di Jakarta, Rabu (12/3/2014).
Pertagas Niaga, dia menjelaskan, saat ini mengembangkan jaringan pipa gas Gresik-Semarang. Nantinya akan dilairkan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Volume yang dialirkan dari pipa gas Gresik-Semarang sekitar 300 juta kaki kubik per hari (mmscfd),” pungkas dia.
Sementara itu, BPH Migas akan melakukan lelang pipa gas distribusi di lima wilayah jaringan distribusi (WJD), antara lain Semarang, Lampung, Prabumulih, Pasuruan dan Jambi pada tahun ini.
Direktur Gas Bumi BPH Migas Umi Asngadah mengatakan, ke lima wilayah tersebut dipilih karena berdekatan dengan sumber gas. Pengembangan infrastruktur gas ini digunakan untuk memenuhi sektor transportasi, industri kecil dan rumah tangga.
Saat ini, BPH Migas sedang melakukan kajian teknis dan keekonomian sebagai penyempurnaan dokumen untuk melakukan lelang WJD. Alokasi dana yang diperlukan untuk pembangunan jaringan pipa gas distribusi sebesar Rp1 miliar untuk kajian di masing-masing wilayah lokasi pipa yang akan dibangun.
“Untuk saat ini belum bisa berkomentar banyak, tapi yang jelas kami akan ikut lelang,” kata dia di Jakarta, Rabu (12/3/2014).
Pertagas Niaga, dia menjelaskan, saat ini mengembangkan jaringan pipa gas Gresik-Semarang. Nantinya akan dilairkan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Volume yang dialirkan dari pipa gas Gresik-Semarang sekitar 300 juta kaki kubik per hari (mmscfd),” pungkas dia.
Sementara itu, BPH Migas akan melakukan lelang pipa gas distribusi di lima wilayah jaringan distribusi (WJD), antara lain Semarang, Lampung, Prabumulih, Pasuruan dan Jambi pada tahun ini.
Direktur Gas Bumi BPH Migas Umi Asngadah mengatakan, ke lima wilayah tersebut dipilih karena berdekatan dengan sumber gas. Pengembangan infrastruktur gas ini digunakan untuk memenuhi sektor transportasi, industri kecil dan rumah tangga.
Saat ini, BPH Migas sedang melakukan kajian teknis dan keekonomian sebagai penyempurnaan dokumen untuk melakukan lelang WJD. Alokasi dana yang diperlukan untuk pembangunan jaringan pipa gas distribusi sebesar Rp1 miliar untuk kajian di masing-masing wilayah lokasi pipa yang akan dibangun.
(rna)
Lihat Juga :