Wall Street terkoreksi dipicu krisis Ukraina

Jum'at, 14 Maret 2014 - 08:49 WIB
Wall Street terkoreksi...
Wall Street terkoreksi dipicu krisis Ukraina
A A A
Sindonews.com - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat berakhir terkoreksi dipicu meningkatnya kekhawatiran terhadap krisis geopolitik Ukraina dan Rusia serta sinyal perlambatan ekonomi di China.

Indeks Dow Jones serta S&P 500 mencatat penurunan terburuk sejak Februari tahun ini. Aksi jual ramai pada perdagangan sore setelah Rusia melakukan latihan militer di dekat perbatasan Ukraina. Aksi tersebut tidak menunjukkan bahwa Rusia akan mundur untuk mengambil wilayah Crimea meski ada ancaman sanksi dari Uni Eropa dan Amerika Serikat.

"Ukraina tentu akan menjadi katalis tapi ada sentimen lainnya, seperti data ekonomi China yang tidak baik," kata Kepala Strategi Investasi Windham Financial Services Paul Mendelsohn seperti dilansir Reuters, Jumat (14/3/2014).

Perekonomian China melambat dalam dua bulan pertama tahun ini. Pertumbuhan investasi, penjualan ritel dan produksi pabrik jatuh ke posisi terendah.

Indeks Dow Jones berakhir turun 231,19 poin atau 1,41 persen ke 16.108,89; S&P 500 merosot 21,86 poin atau 1,17 persen ke 1.846,34 dan Nasdaq anjlok 62,912 poin atau 1,46 persen ke 4.260,42.

Pelemahan bursa AS ini di tengah data ekonomi negara tersebut yang positif, seperti membaiknya klaim pengganguran mingguan dan data penjualan ritel di bulan Februari.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
7 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Podomoro University Cetak Wirausaha Berbasis Pasar Modal
18 menit yang lalu
Brand Footprint 2026,...
Brand Footprint 2026, Lemonilo Raih Fastest Growing On the Go Snack
32 menit yang lalu
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
1 jam yang lalu
Hadapi Dinamika Pasar...
Hadapi Dinamika Pasar Energi Global, PLN EPI Perkuat Kompetensi SDM
2 jam yang lalu
3 Cara Cek Emas Asli...
3 Cara Cek Emas Asli untuk Menghindari Kerugian Finansial
2 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved