Mendag pantau harga bahan pokok di Bone
Jum'at, 14 Maret 2014 - 15:10 WIB
Mendag pantau harga bahan pokok di Bone
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi hari ini melakukan kunjungan kerja ke Pasar Bajoe, Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) guna memantau perkembangan harga dan pasokan barang kebutuhan pokok di pasar setempat.
"Harga dan pasokan barang kebutuhan pokok di kota Bone pada umumnya relatif stabil dan aman. Pemerintah akan terus berupaya agar harga dan pasokan barang kebutuhan pokok tetap stabil dan mencukupi," kata dia dalam rilisnya, Jumat (14/3/2014).
Berdasarkan hasil pantauan di pasar Bajoe, harga barang kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng curah, tepung terigu, kedelai, daging sapi, daging ayam broiler, telur ayam ras, cabai rawit merah, bawang merah, dan bawang putih relatif stabil dalam beberapa hari terakhir.
"Hal yang perlu diantipasi adalah musim penghujan yang diperkirakan masih akan berlangsung. Dampaknya bagi produksi beberapa komoditas dan terhadap kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok. Prediksi BMKG, curah hujan di Indonesia pada Februari-Maret 2014 masih berada pada kisaran menengah dan tinggi, sedangkan April akan berada pada kisaran menengah," jelasnya.
Di sela-sela kunjungannya, Mendag mengimbau agar masyarakat secara aktif dapat menginformasikan kepada pemerintah jika terjadi kekurangan barang kebutuhan pokok di daerahnya. Sehingga Pemerintah dapat berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) dan para pelaku usaha untuk segera memenuhi kekurangan tersebut.
"Pemerintah dan Pemda akan terus berkoordinasi dan melakukan langkah-langkah untuk menjaga kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi," ujarnya.
Pada kunjungan kali ini, Lutfi juga menjelaskan perkembangan harga rata-rata barang kebutuhan pokok di tingkat nasional. Jika harga pada 13 Maret 2014 dibandingkan pada 6 Maret 2014, maka komoditas yang mengalami penurunan harga adalah beras (0,42 persen) menjadi Rp8.904/kg, gula pasir (0,36 persen) menjadi Rp11.461/kg.
Begitu juga dengan tepung terigu yang turun 0,17 persen menjadi Rp8.721/kg, kedelai lokal sebesar (0,34 persen) menjadi Rp10.290/kg, kedelai impor (0,06 persen) menjadi Rp10.970/kg, daging sapi (0,06 persen) menjadi Rp98.728/kg, daging ayam ras (2,18 persen) menjadi Rp27.980/kg, dan telur ayam ras (3,05 persen) menjadi Rp19.030/kg.
Sementara, yang mengalami kenaikan harga, lanjut Mendag, adalah cabai merah keriting (9,85 persen) menjadi Rp27.465/kg, cabai merah biasa (8,75 persen) menjadi Rp27.708/kg, dan cabai rawit merah (4,64 persen) menjadi Rp50.602/kg. Sementara, harga minyak goreng curah, bawang merah, dan bawang putih relatif stabil.
"Harga dan pasokan barang kebutuhan pokok di kota Bone pada umumnya relatif stabil dan aman. Pemerintah akan terus berupaya agar harga dan pasokan barang kebutuhan pokok tetap stabil dan mencukupi," kata dia dalam rilisnya, Jumat (14/3/2014).
Berdasarkan hasil pantauan di pasar Bajoe, harga barang kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng curah, tepung terigu, kedelai, daging sapi, daging ayam broiler, telur ayam ras, cabai rawit merah, bawang merah, dan bawang putih relatif stabil dalam beberapa hari terakhir.
"Hal yang perlu diantipasi adalah musim penghujan yang diperkirakan masih akan berlangsung. Dampaknya bagi produksi beberapa komoditas dan terhadap kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok. Prediksi BMKG, curah hujan di Indonesia pada Februari-Maret 2014 masih berada pada kisaran menengah dan tinggi, sedangkan April akan berada pada kisaran menengah," jelasnya.
Di sela-sela kunjungannya, Mendag mengimbau agar masyarakat secara aktif dapat menginformasikan kepada pemerintah jika terjadi kekurangan barang kebutuhan pokok di daerahnya. Sehingga Pemerintah dapat berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) dan para pelaku usaha untuk segera memenuhi kekurangan tersebut.
"Pemerintah dan Pemda akan terus berkoordinasi dan melakukan langkah-langkah untuk menjaga kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi," ujarnya.
Pada kunjungan kali ini, Lutfi juga menjelaskan perkembangan harga rata-rata barang kebutuhan pokok di tingkat nasional. Jika harga pada 13 Maret 2014 dibandingkan pada 6 Maret 2014, maka komoditas yang mengalami penurunan harga adalah beras (0,42 persen) menjadi Rp8.904/kg, gula pasir (0,36 persen) menjadi Rp11.461/kg.
Begitu juga dengan tepung terigu yang turun 0,17 persen menjadi Rp8.721/kg, kedelai lokal sebesar (0,34 persen) menjadi Rp10.290/kg, kedelai impor (0,06 persen) menjadi Rp10.970/kg, daging sapi (0,06 persen) menjadi Rp98.728/kg, daging ayam ras (2,18 persen) menjadi Rp27.980/kg, dan telur ayam ras (3,05 persen) menjadi Rp19.030/kg.
Sementara, yang mengalami kenaikan harga, lanjut Mendag, adalah cabai merah keriting (9,85 persen) menjadi Rp27.465/kg, cabai merah biasa (8,75 persen) menjadi Rp27.708/kg, dan cabai rawit merah (4,64 persen) menjadi Rp50.602/kg. Sementara, harga minyak goreng curah, bawang merah, dan bawang putih relatif stabil.
(izz)
Lihat Juga :