SP tolak pengangkatan RJ Lino sebagai dirut Pelindo II

Senin, 17 Maret 2014 - 18:27 WIB
SP tolak pengangkatan...
SP tolak pengangkatan RJ Lino sebagai dirut Pelindo II
A A A
Sindonews.com - Serikat Pekerja PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II menolak pengangkatan kembali Richard Joost Lino (RJ Lino) menjabat posisi Direktur Utama Pelindo II. Beberapa waktu lalu, dalam keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara selaku kuasa rapat umum pemegang saham (RUPS) Perseroan, PT Pelabuhan Indonesia II mengangkat RJ Lino sebagai direktur utama.

Ketua Umum Serikat Pekerja Pelindo II, Kirnoto mengatakan, alasan penolakan tersebut mengingat kinerja PT Pelindo II di bawah kepemimpinan RJ Lino semakin terpuruk dan tanpa pertanggungjawaban yang jelas.

"Banyak kontroversi yang tidak lepas dari penyelewengan-penyelewengan yang merugikan perusahaan. Sementara dalam pengangkatan kembali RJ Lino dalam Rapat pemegang saham, tidak ada pertanggungjawaban direksi atas laporan tahunan 2013," kata dia di Jakarta, Senin (17/3/2014).

Kirnoto membeberkan, dugaan penyelewengan yang merugikan PT Pelindo II antara lain hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tertanggal 1 April 2011 tentang investigasi pengadaan tiga unit quay container crane yang diduga melawan hukum dengan menyalahgunakan jabatan melalui penunjukan langsung HDHM sebagai pelaksana pengadaan.

"Di samping itu, ada juga penunjukan langsung kepada Guangxi Narishi Century, China dalam pengadaan 10 unit mobile crane, sehingga perusahaan tidak memperoleh pemenang lelang yang kredibel. Ini belum lagi ditambah alat yang dipesan tersebut tidak sesuai peruntukannya," ujar dia.

RJ Lino juga diduga melanggar keputusan menteri BUMN dengan mengangkat staf ahli tanpa mengindahkan ketentuan yakni mengangkat staf ahli yang juga menjabat di banyak tempat.

Selain itu, Serikat Pekerja Pelindo II juga menemukan pelanggaran yang tidak sesuai perencanaan dari audit satuan pengawas internal 2010 mengenai pengadaan pekerjaan information, technology and Communication (ICT).

"Total kalau dihitung ada miliaran rupiah kerugian negara yang tidak bisa dipertanggungjawabkan secara terbuka oleh RJ Lino. Sehingga kami menolak pengangkatan kembali dirinya oleh Menteri BUMN," ujar dia.

Dia melanjutkan, pihaknya telah melaporkan penolakan tersebut dengan bersurat kepada Menteri BUMN. Di sisi lain, langkah hukum juga ditempuh dengan melaporkan kerugian negara melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kepolisan.

"Kami sudah melaporkan hal ini ke KPK termasuk bukti-bukti yang ada pada kami. Dan dalam waktu dekat, kami juga akan melaporkan ke kepolisian lelaui Polda Metrojaya," ucapnya.

Selama menjabat, RJ Lino memang tak lepas dari kontroversi. Sebelumnya ia juga memecat puluhan karyawan di lingkungan Pelindo II karena merasa tak ikut mendukung pengembangan kinerja Pelindo II yang dipimpinnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelindo Regional 2 Sukses...
Pelindo Regional 2 Sukses Layani 119 Ribu Penumpang di H-2 Lebaran
Operasional Tanjung...
Operasional Tanjung Priok Tetap Aman Terkendali, Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Berjalan Normal
Pelindo II Tunda IPO...
Pelindo II Tunda IPO dan Akuisisi Pelabuhan Asing
Erick Thohir Rombak...
Erick Thohir Rombak Direksi Pelindo I hingga IV, Ada Apa?
Banyak SDM Kurang Tahan...
Banyak SDM Kurang Tahan Tekanan di Dunia Kerja, Ini Penyebabnya
Bos Pelindo II Blak-blakan...
Bos Pelindo II Blak-blakan Soal Merger, Bakal Banyak PHK?
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
24 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
51 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved