Melonjak 142,5%, BEI suspensi saham BALI

Kamis, 20 Maret 2014 - 11:04 WIB
Melonjak 142,5%, BEI...
Melonjak 142,5%, BEI suspensi saham BALI
A A A
Sindonews.com - PT Bursa Efek Indoensia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Bali Towerindo Sentra tbk (BALI) karena melonjaknya harga kumulatif secara signifikan.

"Sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham BALI, maka Bursa Efek Indonesia perlu melakukan penghentian sementara perdagangan saham BALI," kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy dalam keterangannya di keterbukaan informasi BEI, Kamis (20/3/2014).

Saham BALI melonjak Rp855 atau 142,5 persen terhitung sejak hari penutupan perdagangaan pencatatan perdana (13/3/2014) di harga Rp600 menjadi Rp1.455 pada 19 Maret 2014.

Selain suspensi saham BALI, BEI juga melakukan suspensi terhadap Waran Seri I BALI (BALI-W) yang juga melonjak signifikan. Harga waran perseroan kemarin ditutup pada harga Rp1.230.

Suspensi tersebut dilakukan di pasar reguler dan tunai mulai perdagangan sesi I hari ini hingga pengumuman Bursa lebih lanjut. Bursa mengimbau kepada pihak yang berkepentingan untuk memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.

Sebelumnya, BEI juga telah melakukan suspensi pada Waran BALI pada 13 Maret 2013 di pasar reguler dan tunai karena melonjak di atas harga saham BALI pada sesi I perdagangan. Harga Waran seri I BALI pada saat itu di harga Rp770, sedangkan harga saham BALI di level Rp600. Namun, BEI membuka suspensi tersebut sehari setelahnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham TIFA, Siap-siap Trading!
Telat Bayar Iuran Tahunan,...
Telat Bayar Iuran Tahunan, BEI Gembok 43 Emiten Saham
Penyebab Saham CDIA...
Penyebab Saham CDIA Digembok Bursa, Harganya Melonjak Tak Wajar usai IPO
Disuspensi Bursa, Ini...
Disuspensi Bursa, Ini Tanggapan Itama Ranoraya
Gokil! 10 Perusahaan...
Gokil! 10 Perusahaan Ini Dipasung BEI Lebih dari Setahun
Berita Terkini
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
52 menit yang lalu
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
1 jam yang lalu
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
1 jam yang lalu
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
1 jam yang lalu
Danantara Resmi Gabung...
Danantara Resmi Gabung ke Forum Sovereign Wealth Fund Dunia, Ini Manfaatnya
2 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Punahnya Harimau...
Penyebab Punahnya Harimau Bali Lebih Tragis dari Harimau Jawa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved